Bukan Cuma Timbang Balita, Bupati Malinau Rombak Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Serba Bisa
Kamis, 08 Okt 2026, 02:20 WIBMALINAU -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat peran pos pelayanan terpadu (posyandu) tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan dasar, melainkan juga pendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.Â
âPenguatan peran posyandu dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat sangat penting,â ujar Bupati Malinau Wempi W Mawa saat membuka rapat penyusunan program kerja Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2026 di Malinau, Rabu (7/10).
Karena itu, Wempi meminta dalam penyusunan program posyandu, bidang kesehatan perlu menjadi salah satu perhatian utama terutama pencegahan dan penanganan stunting.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat, lingkungan yang sehat, hingga dampak kebiasaan merokok di dalam rumah terhadap tumbuh kembang anak.
Selain stunting, penanganan penyakit menular seperti tuberkulosis (TB) juga perlu mendapat perhatian. Karena itu, Bupati Wempi mengharapkan kader Posyandu memahami standar pelayanan minimal, langkah-langkah pencegahan, serta tata cara penanganan di lapangan.
Posyandu, lanjutnya, juga bisa berkaitan tentang pendidikan anak. Kepala desa dan lurah, tambah dia, diminta aktif memantau kondisi anak-anak serta tenaga pendidik di wilayah masing-masing agar hak pendidikan dapat terpenuhi dengan baik.
Dia juga meminta kepala desa dan lurah lebih aktif turun ke lapangan. Pemerintah desa dan kelurahan harus mampu memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Bupati Wempi, setiap program yang telah disusun dan disepakati juga harus terus dievaluasi. Evaluasi diperlukan untuk memastikan program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui penyusunan program kerja tersebut, kata Wempi, Pemkab Malinau berharap Tim Pembina Posyandu dapat semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
âPosyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan anak dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Malinau,â katanya.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau Maylenty Wempi mendorong seluruh jajaran Tim Pembina Posyandu mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk memperkuat pelaksanaan layanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
âPosyandu memiliki peran lebih luas dalam mendukung enam bidang SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial,â ujarnya.
Menurutnya, transformasi tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Posyandu dinilai menjadi salah satu ujung tombak pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa.
- pencegahan stunting
- pemkab malinau
- posyandu malinau
- standar pelayanan minimal
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
-
Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari
-
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Florikultura Bidik Masa Depan Ekonomi Hijau
-
Teknologi Unand Bikin Kerupuk UMKM Agam Lebih Berkualitas dan Bernilai Jual
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.