8 JPT Pratama Dibuka, Pemkab Dharmasraya Cari ASN dengan Kapasitas Kepemimpinan.
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 04:30 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, membuka seleksi terbuka pengisian delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama untuk mendapatkan aparatur sipil negara (ASN) yang berkompetesi dan memiliki kapasitas kepemimpinan.
"Melalui proses seleksi yang terbuka, kita berharap mendapatkan pejabat yang benar memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk bekerja dan kontribusi terbaik untuk daerah," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya, Medison, di Pulau Punjung, Senin.
Ia mengatakan seleksi tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor 800.1.4/1251/PANSEL/JPT-2026 tanggal 4 September 2026.
Ia menjelaskan delapan jabatan yang dibuka dalam seleksi tersebut yakni, kepala dinas lingkungan hidup, kepala dinas perhubungan, kepala dinas pendidikan, kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi, kepala dinas perpustakaan dan kearsipan.
Selanjutnya, kepala dinas sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, dan kepala satuan polisi pamong praja dan pemadam kebakaran.
Ia mengatakan seleksi terbuka JPT pratama merupakan bagian dari komitmen Pemkab Dharmasraya dalam menerapkan kebijakan dan manajemen sumber daya manusia yang berdasarkan pada kualifikasi dan kompetensi.
"ASN yang berkualitas menjadi kekuatan penting dalam mendukung visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani serta mewujudkan pelayanan pemerintahan yang baik," ujarnya.
Sebagai informasi pendaftaran seleksi dibuka pada 7-21 September 2026 melalui ASN Karier dengan menggunakan akun MyASN masing-masing peserta. Setiap peserta diperbolehkan melamar paling banyak dua jabatan.
Persyaratan umum antara lain berstatus sebagai PNS, berpendidikan paling rendah S1 atau D4 sesuai dengan jabatan yang dilamar, memiliki pangkat atau golongan ruang paling rendah Pembina (IV/a), berusia paling tinggi 56 tahun saat pelantikan, serta memiliki pengalaman jabatan terkait paling kurang lima tahun secara kumulatif.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, ujian asesmen, kompetensi manajerial, dan sosial kultural, presentasi makalah, wawancara dan penilaian rekam jejak. Adapun bobot penilaian terdiri ujian asesmen sebesar 25 persen, presentasi makalah 20 persen, wawancara 35 persen, dan rekam jejak 20 persen.
Ia mengatakan tahapan dimulai dari seleksi administrasi pada 22-24 September 2026, ujian asesmen 29-30 September, presentasi makalah dan wawancara pada 5-6 Oktober, dan penilaian rekam jejak pada 7-8 Oktober 2026.
Selanjutnya hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 9 Oktober 2026, dan hasil penilaian disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian pada 10 Oktober, dan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 Oktober 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!