Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Ingin Laut Hitam Aman untuk Kapal Dagang Bebas dari Area Perang

📅 Senin, 28 Sep 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Turki Ingin Laut Hitam Aman untuk Kapal Dagang Bebas dari Area Perang Doc: AFP

ANKARA - Turki disebut akan segera mengintensifkan upaya diplomatik untuk membantu menyelesaikan konflik Ukraina dan memastikan keselamatan pelayaran di Laut Hitam, kata seorang sumber di internal pemerintahan Turki.

"Turki akan segera meningkatkan diplomasi terkait Ukraina dan keselamatan pelayaran di Laut Hitam. Ankara akan melanjutkan kontak dengan pihak-pihak yang terlibat untuk memulihkan keamanan lalu lintas maritim, melindungi pelayaran komersial, dan mencegah konflik meluas lebih jauh," kata sumber tersebut kepada RIA Novosti yang dipublikasi Senin (28/9).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan pembahasan mengenai keamanan Laut Hitam sedang berlangsung.

Menurut sumber itu, Turki menilai Laut Hitam tidak seharusnya menjadi zona pertempuran dan keselamatan kapal-kapal niaga, serta kelancaran lalu lintas di sepanjang jalur pelayaran harus dijamin.

"Turki akan melanjutkan langkah-langkah diplomatik untuk melanjutkan kembali proses negosiasi dan menciptakan kondisi bagi rezim keamanan yang berkelanjutan di Laut Hitam," tambah sumber itu.

Dia mengatakan Ankara menilai keselamatan pelayaran sebagai salah satu elemen penting untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Dia juga menekankan Turki bermaksud mempertahankan kontak dengan pihak Russia maupun Ukraina untuk mengupayakan pengembangan mekanisme yang dapat diterima kedua pihak.

Menurut sumber tersebut, Turki akan terus menggunakan jalur diplomatik untuk membawa kedua pihak kembali ke meja perundingan dan mengurangi risiko konflik meluas ke luar perbatasan Ukraina.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Turki memang telah menyampaikan sejumlah proposal terkait keamanan di Laut Hitam.

Akhir-akhir ini, serangan yang dilakukan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap infrastruktur sipil maritim dan kapal-kapal niaga semakin sering terjadi.

Pada Juli 2026, pesawat nirawak Ukraina menyerang kapal kargo curah berbendera Turki, MV Reyhan Sari, di Laut Hitam hingga menewaskan satu awak dan melukai tiga lainnya.

Selain itu, kapal kargo curah berbendera Turki, MV Gulluk, juga diserang pesawat nirawak Ukraina di lepas pantai dekat Pelabuhan Novorossiysk. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

20 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...

Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Tawarkan Tiongkok Mem...
Megapolitan
Kebakaran Dua Rumah di Caku...
Luar Negeri
Ukraina Beri Sinyal Hentika...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.