Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Panahan Recurve Indonesia Meraih Empat Emas dalam Uji Coba Asian Games 2026

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Panahan Recurve Indonesia Meraih Empat Emas dalam Uji Coba Asian Games 2026 Doc: Antara
Ket. Arsip foto - Sejumlah pemanah Indonesia mencabut anak panah dari target saat sesi latihan di Pelatnas Panahan, Lapangan Panahan GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Jakarta - Tim panahan recurve Indonesia meraih empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Singapore Archery Open 2026 di Bukit Gombak, Singapura, Minggu, dalam uji coba menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Berdasarkan hasil pertandingan, emas pertama datang dari Riau Ega Agata Salsabilla pada nomor individu putra setelah mengalahkan pemanah Australia Christopher Jackson 6-2 pada final.

Alviyanto Bagas Prastyadi menambah medali perunggu setelah menang 6-0 atas Peter Boukouvalas dari Australia. Sementara Ahmad Khoirul Baasith menyelesaikan nomor individu di posisi ketujuh.

Pada sektor putri, Indonesia bahkan menempatkan dua wakil di final.

Diananda Choirunisa keluar sebagai juara setelah menundukkan Rezza Octavia 6-2. Dengan hasil tersebut Diananda meraih emas dan Rezza memperoleh perak, sedangkan Fathiyya Erista Maharani menempati posisi kelima.

Indonesia kemudian menambah dua emas dari nomor beregu.

Riau Ega, Baasith, dan Alviyanto mengalahkan Australia 6-2 pada final beregu putra. Trio Indonesia sebelumnya juga menempati peringkat pertama kualifikasi beregu dengan total 2.021 poin.

Pada beregu putri, Diananda, Rezza, dan Fathiyya menang 6-2 atas Salt & Light Archery Club dalam perebutan emas. Indonesia juga menjadi tim terbaik pada babak kualifikasi dengan total 1.988 poin.

Enam pemanah recurve tersebut merupakan skuad yang dipersiapkan Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya.

Dengan tambahan hasil recurve, Indonesia mengakhiri dua hari Singapore Archery Open 2026 dengan total lima emas, tiga perak, dan satu perunggu dari atlet tim nasional.

Sehari sebelumnya, compound menghasilkan satu emas melalui Nurisa Dian Ashrifah serta dua perak dari Yurike Nina Bonita Pereira dan beregu putri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penonton Konser The Weeknd ...
Daerah
Sulsel Dorong Toraja Utara ...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.