Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kebakaran Lahan Terjadi di Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Puntung Rokok Diduga Penyebabnya

27 Selasa, 27 Okt 2026, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Lahan Terjadi di Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Puntung Rokok Diduga Penyebabnya  Kebakaran Lahan Terjadi di Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Puntung Rokok Diduga Penyebabnya  Doc: Gulkarmat
Ket. Petugas Gulkarmat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Selasa (27/10/2026).

JAKARTA - Kebakaran lahan terjadi di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (27/10) pagi. 

Kasiops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan puntung rokok yang dibuang sembarangan memicu terjadinya kebakaran tersebut.

“Untuk dugaan penyebab kebakaran ini akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan dan memicu terjadinya penyalaan api,” kata Gatot di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan objek yang terbakar ini lahan seluas 300 meter persegi dengan objek yang terbakar alang-alang.

Berdasarkan keterangan, warga yang tengah melintas di sekitar makam melihat ada lahan terbakar pada pukul 05.30 WIB. Warga sekitar berusaha memadamkan api, namun api mulai membesar, sehingga tidak dapat ditangani warga

“Warga langsung melapor ke petugas untuk membantu memadamkan api,” kata Gatot.

Petugas langsung mengerahkan gerobak motor dan pompa apung portabel ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. “Aksi pemadaman dimulai pukul 05.45 WIB dan petugas berjibaku memadamkan api,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 WIB. "Alhamdulillah setelah satu jam penanganan api berhasil dipadamkan delapan personel dan dibantu masyarakat,” ucapnya.

Gatot mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan segala hal yang memicu terjadinya kebakaran, terutama jangan membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok sembarangan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat memeriksa kelistrikan rumah agar tidak terjadi korsleting yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami meminta masyarakat meminta menyiapkan alat pemadam api ringan atau apar sebagai pertolongan memadamkan kebakaran,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Optimalisasi percepatan tanam padi di Sumut

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Optimalisasi percepatan tan...
Megapolitan
Pembahasan APBD 2027 Ditund...

Uji coba penanaman padi apung

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Uji coba penanaman padi apung
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.