Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawab Kebutuhan Masyarakat: Pemprov Banten Hadirkan Layanan Publik Terpadu di Pandeglang

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 11:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jawab Kebutuhan Masyarakat: Pemprov Banten Hadirkan Layanan Publik Terpadu di Pandeglang Doc: ANTARA
Ket. Foto bersama usai penyerahan bantuan pendidikan melalui program Sarjana Penggerak Desa di Pandeglang, Banten.

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menghadirkan pelayanan publik secara langsung di Lapangan Dapur Leoz, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang guna mendekatkan akses layanan dasar bagi masyarakat setempat.

Gubernur Banten, Andra Soni, dalam keterangannya di Serang, Kamis (03/9), mengatakan penyediaan layanan terpadu ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, legalitas usaha, hingga pemenuhan kebutuhan pangan.

"Semua ada interdependensinya. Usaha, kesehatan, irigasi, air, pangan, sandang, papan, dan kesehatan. Kita berusaha supaya masyarakat bisa berusaha dan mandiri," ujarnya.

Kegiatan layanan jemput bola ini diinisiasi Pemprov Banten berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, BUMD, serta berbagai perangkat daerah.

Berbagai layanan, meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Gerakan Pangan Murah, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis bagi pelaku UMKM, serta penyerahan beragam bantuan sosial dan pendidikan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengatakan salah satu layanan yang paling diminati adalah CKG. Berdasarkan data, cakupan CKG di Banten telah menembus angka 50,24 persen atau melampaui target pusat yang dipatok sebesar 46 persen dari total 12,9 juta penduduk.

"Pesan arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur sangat jelas, yaitu capaian CKG bukan hanya sekadar target angka, tetapi bagaimana caranya kalau bisa lebih dari separuh penduduk mendapatkan akses layanan CKG," kata Ati.

Melalui pemeriksaan dini tersebut, petugas medis banyak menemukan kasus penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, serta melakukan penanganan aktif terhadap kasus TBC. Warga yang terdeteksi langsung diberikan pengobatan awal serta diarahkan untuk melanjutkan perawatan di puskesmas terdekat.

Selain kesehatan, Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan sosial secara simbolis, mulai dari paket sembako, bantuan pendidikan melalui program Sarjana Penggerak Desa, Jaminan Sosial Keluarga (Jamsos Keluarga), hingga dukungan bagi pelaku Usaha Ekonomi Produktif (UEP), penyandang disabilitas, dan lansia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Lewat Produk Kopi, Pemprov ...
Ekonomi
Neraca dagang RI surplus 3,...

Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...

Panen raya durian Cengal Bogor

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Panen raya durian Cengal Bogor
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.