Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKP “Charge the Future”, Hadirkan Pelayanan SPKLU di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jakarta

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 17:02 WIB | Oleh:
BKKP “Charge the Future”, Hadirkan Pelayanan SPKLU di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jakarta Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, terus mendorong transformasi menuju lingkungan kerja yang modern dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Voltara Energi Nusantara dalam pelayanan penyediaan dan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala BKKP Wisnu Wardana dan Direktur Utama PT Voltara Energi Nusantara Fani Helena.

Melalui kerja sama ini, PT Voltara Energi Nusantara akan menyediakan dan mengoperasikan 3 (tiga) unit EV Charger berkapasitas 120 kW yang berlokasi di Klinik Utama Sentra Maritim Medika managed by BKKP, Jalan Gunung Sahari Nomor 65, Jakarta Pusat.

Dengan tiga unit tersebut, fasilitas SPKLU BKKP nantinya dapat melayani pengisian daya hingga 6 (enam) kendaraan listrik secara bersamaan dan direncanakan beroperasi selama 24 jam, sehingga dapat memberikan kemudahan akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik.

Penyediaan dan pemasangan fasilitas SPKLU tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu 45 hari kerja, dan akan resmi beroperasi di pertengahan Oktober 2026 sesuai dengan tahapan pelaksanaan yang telah disepakati dalam kerja sama.

Kepala BKKP Wisnu Wardana mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan salah satu langkah BKKP dalam merespons perkembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menghadirkan fasilitas yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

“Hari ini bukan sekadar tentang penandatanganan sebuah dokumen kerja sama. Ini merupakan salah satu langkah BKKP untuk terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung ekosistem transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Wisnu.

Menurutnya, transformasi menuju penggunaan energi yang lebih bersih membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kehadiran SPKLU di lingkungan Klinik Utama Sentra Maritim Medika diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi lingkungan internal, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik, khususnya dengan layanan pengisian daya yang dapat diakses selama 24 jam.

“Dengan kapasitas pelayanan hingga enam kendaraan listrik secara bersamaan dan operasional selama 24 jam, kami berharap keberadaan SPKLU ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pegawai maupun masyarakat pengguna kendaraan listrik. Ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi BKKP dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik,” kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, semangat dari kerja sama ini sejalan dengan upaya BKKP untuk terus berinovasi dan mengembangkan fasilitas pelayanan yang semakin modern.

“Transformasi tidak selalu harus dimulai dengan langkah yang besar. Namun, setiap langkah harus mempunyai arah yang jelas. Melalui semangat ‘BKKP Charge the Future’, kami ingin BKKP menjadi organisasi yang terus bergerak, berinovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan masa depan,” lanjutnya.

Kerja sama penyediaan dan pengoperasian SPKLU tersebut berlangsung mulai 1 September 2026 hingga 1 November 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.