Unand Kembangkan Kopi Parak di Pasaman, Potensi Kopi Lokal Mulai Digenjot
Selasa, 01 Sep 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis"Peta jalan pembinaan meliputi sejumlah bidang, antara lain ketahanan pangan, kesehatan, kehutanan, ekonomi nagari, hukum, sumber daya manusia, kebencanaan dan budaya," ujarnya.
Hasil kegiatan ditargetkan mencakup artikel jurnal pengabdian terindeks SINTA, katalog pengabdian, legalitas usaha kelompok, dokumen Business Modal Canvas serta modul teknologi pascapanen yang dapat digunakan kelompok tani secara mandiri setelah pendampingan berakhir.
Ia mengatakan pengembangan kopi parak difokuskan pada peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat posisi tawar petani.
"Sasaran kami sederhana, kelompok punya kopi yang mutunya bisa dibuktikan, punya pembeli tetap, dan catatan yang rapi. Kalau tiga hal ada, posisi tawar petani berubah dengan sendirinya," ujarnya.
Kegiatan berlangsung sepanjang 2026 melalui skema Program Kemitraan Masyarakat Daerah Binaan (PKM-DB) Batch II bersama tim pengabdian masyarakat diketuai oleh Dr Nofialdi beserta tim yaitu Dr Dian Hafizah, Yulinda,M.Sc, Khairil Agustoria,M.T, serta empat mahasiswa Fakultas Pertanian dengan mitra sasaran adalah Kelompok Tani Hutan Nagari Panti Selatan dan Multi Jaya Agribisnis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!