Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kreatif, Mahasiswa UNG Sulap Tulang Sotong Jadi Hand Sanitizer Alami

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 18:19 WIB | Oleh:
Kreatif, Mahasiswa UNG Sulap Tulang Sotong Jadi Hand Sanitizer Alami Doc: ANTARA/HO-UNG
Ket. Mahasiswa Fakultas Urusan Maritim dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengubah tulang sotong menjadi bahan produk kebersihan tangan (hand sanitizer).

GORONTALO - Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berinovasi memanfaatkan tulang Sotong (Sepia sp) menjadi bahan baku produk kebersihan tangan (hand sanitizer).

"Kami memanfaatkan tulang Sotong yang diolah menjadi kitosan atau senyawa yang menarik perhatian dalam pengembangan berbagai produk, termasuk produk kebersihan," kata Mahasiswa  Fakultas Urusan Maritim dan Teknologi Perikanan UNG Febriyanti Rasyid di Gorontalo, Selasa.

Febryanti bersama Asri Silvana Naiu, dan Lukman Mile memanfaatkan hasil sampingan perikanan yang belum dimanfaatkan  optimal itu menjadi bahan baku bernilai tambah

Kitosan dari tulang sotong digunakan sebagai bahan aktif dalam semprotan hand sanitizer, sekaligus menguji kemampuannya menghambat bakteri Escherichia coli (E. coli).

Bakteri tersebut merupakan salah satu mikroorganisme yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan apabila jenis patogeniknya masuk ke dalam tubuh melalui jalur yang sesuai.

Tulang sotong diproses melalui tiga tahapan utama, yakni deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi, untuk menghasilkan kitosan yang kemudian digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi produk pembersih tangan.

Kitosan tersebut diformulasikan dalam tiga konsentrasi yaitu 5 persen (P1), 10 persen (P2), dan 15 persen (P3). Ketiga formula diuji berdasarkan pH, viskositas, serta aktivitas antibakteri terhadap E. coli. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas anti-bakteri seiring meningkatnya konsentrasi kitosan.

Pihaknya berharap penelitian ini membawa gagasan yang lebih luas mengenai pemanfaatan sumber daya perikanan.

Menurutnya, pemanfaatan kitosan dari sumber non-krustasea, seperti Sotong, juga memperluas pilihan bahan alami yang dapat diteliti untuk berbagai aplikasi.

Jika dikembangkan melalui proses yang tepat, lanjutnya, pendekatan ini berpotensi mendukung pemanfaatan hasil samping perikanan sekaligus mendorong inovasi produk berbasis sumber daya laut.

Penelitian ini, kata Febriyanti, menunjukkan tulang Sotong memiliki potensi sebagai sumber kitosan untuk formulasi spray hand sanitizer dengan aktivitas anti-bakteri terhadap E. coli dalam pengujian laboratorium.

Lebih dari sekadar mengembangkan formulasi produk kebersihan, lanjutnya, riset ini memperlihatkan bagaimana hasil samping perikanan dapat menjadi titik awal inovasi ilmiah.

"Dengan penelitian lanjutan dan pengujian keamanan yang memadai, kitosan tulang Sotong berpeluang dikembangkan lebih jauh sebagai bahan bernilai tambah dalam industri berbasis sumber daya perikanan," ucap Febriyanti. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Strava Catat 33 Persen Akti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.