Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari ini Menguat, Pasar 'Wait and See' terhadap Data Ekonomi Domestik dan Global

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari ini Menguat, Pasar 'Wait and See' terhadap Data Ekonomi Domestik dan Global Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (1/9) pagi dibuka menguat 12,64 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.538,12. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,92 poin atau 0,14 persen ke posisi 644,75.

IHSG bergerak menguat di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap data perekonomian domestik dan global.

"Diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6.450-6.570 pada perdagangan Selasa," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data inflasi Indonesia yang diperkirakan naik ke level 0,2 persen month to month (mtm) pada Agustus 2026, dari sebelumnya mencatatkan deflasi sebesar 0,14 persen (mtm) pada Juli 2026.

Secara tahunan, inflasi diperkirakan akan berada di level 3,13 persen year on year (yoy) pada Agustus 2026, atau meningkat dari sebelumnya di level 2,88 persen (yoy) pada Juli 2026.

Sedangkan, inflasi inti diperkirakan naik menjadi 2,8 persen (yoy) pada Agustus 2026, dari sebelumnya sebesar 2,76 persen (yoy) pada Juli 2026.

Selain itu, pelaku pasar menantikan data neraca perdagangan yang diperkirakan mencatatkan defisit sebesar 0,3 miliar dolar AS pada Juli 2026, dari sebelumnya mencatatkan defisit 0,45 miliar dolar AS pada Juni 2026.

Adapun, pertumbuhan impor diperkirakan masih lebih tinggi dari pertumbuhan ekspor. Sedangkan indeks PMI Manufacturing diestimasikan sedikit naik di level 50,5 pada Agustus 2026 dari sebelumnya 50,2 pada Juli 2026.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar menantikan data RatingDog Manufacturing PMI dari China, yang diperkirakan naik ke level 51 pada Agustus 2026, dari sebelumnya di level 50,9 pada Juli 2026. Sedangkan indeks Consumer Confidence Jepang diestimasikan sedikit naik di level 35 pada Agustus 2026.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar menantikan data inflasi Euro yang diperkirakan naik menjadi 3,3 persen (yoy) pada Agustus 2026, dari sebelumnya di level 2,9 persen (yoy) pada Juli 2026.

Dari Amerika Serikat (AS), pelaku pasar menantikan rilis indeks ISM Manufacturing PMI yang diperkirakan sedikit turun di level 55,2 pada Agustus 2026, dari sebelumnya di level 55,6 pada Juli 2026.

Sementara itu, untuk jobs opening AS diperkirakan di level 7,3 juta pada Juli 2026, dari sebelumnya di level 7,36 juta pada Juni 2026.

Dari sentimen geopolitik, serangan AS terhadap Iran memicu kenaikan harga minyak kembali. Jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, berpotensi akan kembali mendorong kenaikan laju inflasi.

Sementara itu, bank sentral AS The Fed mengisyaratkan akan lebih memfokuskan diri menurunkan inflasi menuju target The Fed, yang semakin meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed berpotensi meningkatkan suku bunga pada September 2026 mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Status Gunung Sinabung Naik dari Waspada Menjadi Siaga

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Status Gunung Sinabung Naik...
Ekonomi
Menanti Arah The Fed - 1 Se...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.