Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknisi Telkom Akses Gerak Cepat Pulihkan Jaringan NTT Usai Gempa

8 Senin, 31 Agu 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Teknisi Telkom Akses Gerak Cepat Pulihkan Jaringan NTT Usai Gempa Teknisi Telkom Akses Gerak Cepat Pulihkan Jaringan NTT Usai Gempa Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Akses bergerak cepat memulihkan infrastruktur telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memastikan layanan komunikasi dan digital masyarakat tetap dapat digunakan di tengah kondisi darurat.

JAKARTA - PT Telkom Akses bergerak cepat memulihkan infrastruktur telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memastikan layanan komunikasi dan digital masyarakat tetap dapat digunakan di tengah kondisi darurat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons TelkomGroup dalam menjaga ketersediaan konektivitas di wilayah terdampak bencana. Berkat proses pemulihan yang dilakukan secara intensif, jaringan dan layanan digital TelkomGroup di NTT berhasil kembali beroperasi secara penuh dalam waktu tiga hari setelah gempa.

Proses pemulihan jaringan dilakukan dengan menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari akses menuju lokasi yang terbatas hingga perubahan kondisi medan akibat bencana. Para teknisi harus mencari sumber gangguan, mengecek kondisi infrastruktur, serta melakukan perbaikan jaringan di sejumlah titik yang terdampak.

Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya mengatakan konektivitas memiliki peran penting ketika masyarakat berada dalam situasi bencana.

"Dalam kondisi bencana, konektivitas bukan lagi sekadar layanan, tetapi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, kami memastikan tim di lapangan dapat bergerak cepat untuk memulihkan infrastruktur jaringan dan mendukung masyarakat agar tetap terhubung," ujar Irphan.

Menurut Irphan, kecepatan pemulihan jaringan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknisi, tetapi juga koordinasi operasional dan kemampuan personel beradaptasi dengan kondisi lapangan. Situasi pascabencana yang dinamis membuat setiap proses perbaikan harus dilakukan dengan perencanaan sekaligus kewaspadaan tinggi.

Salah satu tantangan ditemui teknisi ketika melakukan pemulihan jaringan di Ende. Lokasi pekerjaan berada di kawasan yang rawan longsor dan berdekatan dengan jurang, sehingga proses penarikan serta penyambungan kabel membutuhkan perhatian ekstra dari seluruh personel.

Sebelum melakukan pekerjaan, tim terlebih dahulu memeriksa kondisi lingkungan dan memetakan berbagai potensi bahaya di sekitar lokasi. Setelah kondisi dinilai cukup aman, teknisi menentukan metode penanganan yang sesuai agar proses pemulihan jaringan dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Penerapan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE) juga menjadi bagian utama selama proses perbaikan berlangsung. Para teknisi menggunakan alat pelindung diri, menjaga komunikasi antaranggota tim, melakukan pemeriksaan lingkungan, serta mengikuti prosedur kerja untuk meminimalkan risiko kecelakaan di area terdampak bencana.

Irphan menegaskan bahwa tuntutan untuk memulihkan jaringan secepat mungkin tidak boleh mengesampingkan keselamatan para teknisi.

"Kami mengapresiasi seluruh teknisi yang terus menunjukkan dedikasi untuk hadir di tengah masyarakat NTT. Mereka tidak hanya menjalankan pekerjaan teknis, tetapi juga membawa misi untuk memastikan konektivitas dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama karena kondisi medan pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu.

"Yang tidak kalah penting, seluruh teknisi harus tetap mengutamakan keselamatan dan dapat kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat," lanjut Irphan.

Kembalinya jaringan telekomunikasi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan. Konektivitas memungkinkan warga menghubungi keluarga, mendapatkan informasi terbaru, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta kembali menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Jaringan komunikasi juga menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di lapangan. Berbagai pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan pemulihan membutuhkan konektivitas untuk berkomunikasi serta melakukan koordinasi di tengah kondisi wilayah yang terdampak.

Setelah pemulihan seluruh site di NTT selesai dilakukan, Telkom Akses melanjutkan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur telekomunikasi di wilayah operasional Flores. Kesiapan personel dan dukungan operasional juga terus diperkuat untuk menjaga keandalan jaringan selama proses normalisasi berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.