Kepala Sekolah Berhasil Selamatkan Nyawa 900 Siswa dari Terjangan Banjir Bandang Nepal-Tibet di Menit-Menit Terakhir
📅 Senin, 31 Agu 2026, 03:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSeorang ibu dari salah satu siswa mengatakan kepada Associated Press bahwa guru memperingatkan anak-anak untuk segera meninggalkan barang-barang mereka.
“Ada banjir dan kalian harus meninggalkan tas dan bekal. Begitulah cara mereka berhasil bertahan hidup,” kata ibu tersebut.
Data pemerintah Nepal pada Minggu menunjukkan 3.700 lebih orang telah diselamatkan. Sebanyak 2.502 orang, termasuk 592 warga negara asing, masih belum dapat dihubungi. Jumlah korban meninggal yang dilaporkan pemerintah mencapai 781 orang.
Banjir dan aliran material tersebut melanda wilayah perbatasan Nepal-Tibet di kawasan Himalaya pada Rabu pagi. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, bencana dipicu runtuhnya gletser yang kemudian mengirimkan gelombang air dan material puing ke wilayah hilir.
Menteri Luar Negeri Nepal menyerukan adanya respons internasional terhadap perubahan iklim. Ia menyebut Nepal sebagai salah satu negara yang paling terdampak perubahan iklim, meskipun kontribusi negara tersebut terhadap emisi bahan bakar fosil global relatif kecil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!