Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawa-Bali Masih Kuasai Panggung, Ini Resep DBL Academy Cetak Bintang Timnas Basket Indonesia

📅 Senin, 21 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Jawa-Bali Masih Kuasai Panggung, Ini Resep DBL Academy Cetak Bintang Timnas Basket Indonesia Doc: ANTARA/Donny Aditra
Ket. Dokumentasi pembinaan bola basket usia dini di DBL Aacademy di Jakarta Timur, Selasa (21/7).

JAKARTA - Pulau Jawa dan Bali masih menjadi pusat pertumbuhan atlet bola basket usia dini di Indonesia, seiring meluasnya pembinaan dasar yang menekankan kemampuan individu, karakter, nutrisi, dan pengalaman bermain.

"Jakarta, Surabaya, Bandung, dan sejumlah daerah di Jawa hingga Bali konsisten melahirkan pemain muda namun potensi daerah lain juga menunjukkan pertumbuhan," kata Basketball Director DBL Academy Dimaz Muharri, Minggu (20/9).

Dia menjelaskan pembinaan usia dini seharusnya tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai ukuran utama. Proses latihan perlu memberi ruang kepada anak untuk menikmati permainan dan membangun kemampuan dasar sebelum memasuki kompetisi.

"Yang paling penting karena di usia dini itu memang belum saatnya mereka berkompetisi dan bahkan menjadi beban," ujar legenda Indonesia Basketball League (IBL) berjuluk "Raja Steal" itu.

Lebih lanjut Dimaz menjelaskan, tempatnya kini bernaung memiliki empat cabang, yakni dua di Surabaya serta masing-masing satu di Yogyakarta dan Jakarta. Kurikulumnya tidak hanya mencakup tentang teknik bola basket, tetapi juga pembentukan karakter dan edukasi nutrisi.

Pendekatan mini basketball diterapkan bagi kelompok usia lima hingga 12 tahun. Dalam latihan dan pertandingan, pelatih tidak menampilkan skor sehingga anak-anak tidak dibebani tekanan kemenangan atau kekalahan.

Pembinaan juga diarahkan pada kemampuan individu untuk melengkapi latihan di klub yang umumnya berorientasi pada permainan tim.

Materi seperti passing, dribble, shooting, dan body movement menjadi fondasi sebelum pemain berkembang menuju tahap kompetisi lebih tinggi.

Kemampuan bergerak, termasuk berlari, melompat, dan koordinasi tubuh, perlu dikuasai sejak awal. Fondasi tersebut membantu pemain membangun keterampilan teknis dan kesiapan fisik untuk menerima materi permainan yang lebih kompleks.

Sebagai Basketball Director, Dimaz bertanggung jawab menyusun kurikulum pembinaan di seluruh cabang DBL Academy dan memberikan arahan kepada pelatih mengenai metode latihan sesuai karakter peserta didik.

Dia menyebut, para alumni akademi tersebut telah banyak berprestasi ketika mengikuti turnamen di tingkat SMP dan SMA bahkan sudah menjadi penghuni tim nasional. Merela di antaranya Inez Angelina Welly dan Praisey Blessed, serta sejumlah nama lainnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) Ratana Arya menilai berbagai kejuaraan dapat menjadi wadah pembinaan dan menambah pengalaman bertanding pemain muda.

Baginya, setelah pengembangan bola basket tidak hanya berhenti sampai di proses pembinaan, tetapi juga berlanjut untuk ikut serta dalam turnamen atau kompetisi berjenjang yang berkualitas.

"Setiap penyelenggaraan kejuaraan akan menjadi wadah untuk pembinaan dan pengembangan bola basket kelompok usia," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.