Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Knalpot Mobil Keluar Asap Banyak dan Cara Mengatasinya

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 03:52 WIB | Oleh:
Penyebab Knalpot Mobil Keluar Asap Banyak dan Cara Mengatasinya Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Petugas menguji emisi gas buang pada mobil milik warga di Rawasari, Jakarta. Uji emisi gas buang kendaraan gratis dilakukan karena kebijakan lulus uji emisi bagi kendaraan bermotor akan segera diberlakukan di Jakarta.

JAKARTA - Keluarnya asap dari knalpot tak selalu berarti mobil mengalami kerusakan. Pada kondisi tertentu, asap putih tipis yang muncul ketika mesin baru dinyalakan, terutama saat udara dingin, bisa berasal dari proses kondensasi atau uap air di dalam saluran knalpot. Asap seperti ini biasanya akan berkurang atau hilang setelah mesin mencapai suhu kerja normal.

Munculnya asap dari knalpot mobil bisa membuat pemilik bertanya-tanya. Apalagi kalau asapnya cukup tebal, berwarna tidak biasa, atau tetap keluar meski mesin sudah lama dinyalakan.

Namun, jika asap terus keluar, semakin tebal, atau disertai gejala lain seperti oli cepat berkurang, mesin kehilangan tenaga, suhu mesin meningkat, atau konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, kondisi tersebut perlu diperiksa.

Lantas, apa saja penyebab mobil mengeluarkan asap dari knalpot?

1. Kondensasi atau uap air

Asap putih tipis yang keluar sesaat setelah mobil dinyalakan umumnya tidak perlu langsung dikhawatirkan.

Ketika mobil diparkir dalam waktu cukup lama, terutama dalam kondisi lingkungan yang dingin, uap air dapat mengembun dan terkumpul di dalam saluran knalpot. Saat mesin dinyalakan, panas dari gas buang membuat air tersebut menguap sehingga terlihat seperti asap putih.

Biasanya, asap akan menghilang setelah mesin mulai mencapai suhu kerja normal. Kondisi serupa juga dapat disertai beberapa tetes air dari ujung knalpot dan masih tergolong normal.

2. Oli masuk ke ruang pembakaran

Berbeda dengan asap putih tipis yang hanya muncul sesaat, asap putih tebal dan terus-menerus bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin.

Salah satu penyebabnya adalah oli mesin masuk ke ruang pembakaran dan ikut terbakar bersama bahan bakar. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya keausan pada sejumlah komponen mesin.

Ketika oli ikut terbakar, asap yang keluar dari knalpot bisa terlihat putih hingga putih kebiruan. Biasanya, masalah ini juga dapat disertai dengan volume oli yang lebih cepat berkurang.

3. Ring piston aus

Ring piston berfungsi membantu menjaga kompresi sekaligus mencegah oli masuk ke ruang pembakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Menko PM: Pemberdayaan UMKM...
Nasional
Keluarga Yudistiro tabur bu...
Rona
No Na Rilis Lagu “Star”...
Nasional
Kirab Merah Putih peringata...
Olahraga
Kapal pesiar jadi tempat ti...

Penyerahan bantuan presiden di Bandung

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penyerahan bantuan presiden...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.