Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bengkulu Tengah Imbau Penerima Bansos tidak Terlibat Judol

4 Minggu, 20 Sep 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Pemkab Bengkulu Tengah Imbau Penerima Bansos tidak Terlibat Judol Pemkab Bengkulu Tengah Imbau Penerima Bansos tidak Terlibat Judol Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Aktivitas masyarakat di Pasar Panorama Kota Bengkulu, Minggu (20/9).

Kabupaten Bengkulu Tengah, 20/9 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, mengimbau kepada seluruh masyarakat penerima bantuan sosial di wilayah tersebut untuk tidak terlibat dalam aktivitas judi daring (judol).

Bila Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang terdeteksi digunakan untuk aktivitas transaksi judol, maka bisa kehilangan status sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat.

"Ketika aktivitas judi daring terdeteksi oleh sistem, maka data keluarga yang bersangkutan secara otomatis dikeluarkan dari daftar penerima bansos. Hal tersebut terjadi karena sistem pendataan penerima bantuan telah terhubung dengan pemerintah pusat," kota Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Tengah Watiullah di Bengkulu Tengah, Minggu.

Ia mengatakan aktivitas judi online tersebut sangat merugikan masyarakat kurang mampu, karena terancam kehilangan bantuan dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Meskipun demikian pihaknya akan memberikan kesempatan kepada masyarakat penerima bansos untuk memperbaiki status datanya. Seperti menghentikan aktivitas judol dan menunjukkan bukti bahwa akun yang digunakan untuk judol telah dihentikan.

Bukti tersebut, lanjut dia, dapat disampaikan kepada pemerintah desa dan kondisi keluarga yang bersangkutan akan dipantau selama enam bulan.

Pemantauan akan dilakukan terhadap seluruh NIK yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) guna memastikan tidak ada lagi aktivitas transaksi judi daring di keluarga tersebut.

Jika selama masa pemantauan tidak ditemukan kembali transaksi yang berkaitan dengan judi daring, kata Watiullah, maka data penerima nansos dapat diaktifkan kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun jika dalam proses pemantauan kembali ditemukan aktivitas transaksi maupun permainan judi, lanjutnya, maka data penerima bantuan tersebut dapat dihentikan secara permanen.

Oleh karena itu pihaknya meminta masyarakat menjadikan persoalan tersebut sebagai peringatan agar tidak menggunakan fasilitas keuangan maupun identitas kependudukan untuk aktivitas judi daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.