Sejarah Baru! Gubernur Perempuan Pertama BI, Destry Hadapi Tantangan Ekonomi 2026-2031, Berikut Profilnya
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 21:45 WIB | Oleh: Tim PenulisPada periode keduanya sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024. Setelah pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026, Destry ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI dan kemudian diajukan sebagai calon tunggal untuk posisi Gubernur BI.
Aida S. Budiman (Deputi Gubernur Senior BI periode 2026-2031)
Perempuan kelahiran Bogor pada 1965 ini menuntaskan pendidikan bidang Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987, meraih gelar Master di bidang Economics dari University of Southern California pada 1996, serta meraih gelar Phd di bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.
Aida memiliki rekam jejak yang panjang di bank sentral. Beberapa jabatan strategis yang pernah ia pegang antara lain Kepala Departemen Internasional periode 2014-2018 serta Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter periode 2018.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2020-2022, Aida menjabat sebagai Asisten Gubernur membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI, dan sinergi dengan bauran kebijakan nasional.
Jabatan Deputi Gubernur BI ia emban sejak 2021 berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021 dan setelah mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 6 Januari 2022.
Jabatan tersebut seyogianya berakhir pada 2027. Namun seiring dengan kosongnya jabatan Deputi Gubernur Senior setelah Destry Damayanti ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara, maka Aida diajukan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Destry tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Solikin M. Juhro (Deputi Gubernur BI periode 2026-2031)
Solikin memulai karier di bank sentral Indonesia sejak 20 September 1994. Dengan karier yang panjang tersebut, beberapa posisi strategis yang pernah diembannya seperti Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter (2022-2023), Kepala Departemen Institut BI (2018-2022), serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Departemen Institut BI (2016-2018).
Sejak 16 Juni 2023, Solikin menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.
Dari sisi pendidikan, laki-laki kelahiran Kota Surabaya pada 1967 ini menuntaskan pendidikan sarjana bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991.
Solikin juga menyelesaikan pendidikan magister dengan konsentrasi Economics di University of Michigan pada 1998. Ia juga meraih gelar doktor di Universitas Indonesia pada bidang Economics Monetary pada 2005.
Sebelum terpilih sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031, Solikin pernah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan untuk posisi yang sama pada 23 Januari 2026. Kala itu, ia bersaing dengan Dicky Kartikoyono yang saat itu menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI serta Thomas Djiwandono yang saat itu menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!