Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Formula 1: Pengadilan Banding FIA Tentukan Nasib Podium Pierre Gasly di GP Monako

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 00:40 WIB | Oleh:
Formula 1: Pengadilan Banding FIA Tentukan Nasib Podium Pierre Gasly di GP Monako Doc: Formula 1
Ket. Pierre Gasly.

PARIS – Nasib Pierre Gasly dan hasil akhir podium GP Monako akhirnya akan ditentukan. Pengadilan Banding Internasional FIA dijadwalkan menggelar sidang di Paris, Rabu (26/8), untuk memutuskan secara final siapa yang berhak menempati posisi ketiga dalam balapan Formula 1 tersebut, lebih dari dua bulan setelah perlombaan berlangsung.

Gasly sejatinya finis di posisi ketiga pada GP Monako, 7 Juni. Namun, pembalap Alpine itu kemudian turun ke posisi ketujuh setelah steward menjatuhkan dua penalti masing-masing lima detik karena pelanggaran batas kecepatan di jalur pit.

Akibat hukuman tersebut, pembalap Red Bull, Isack Hadjar, dipromosikan ke posisi ketiga dan sempat menerima trofi serta merayakan podium dengan menyemprotkan sampanye.

Namun, keputusan itu tidak bertahan lama.

Pada 12 Juni, steward membatalkan kedua penalti setelah Alpine menyerahkan bukti yang menunjukkan adanya kesalahan dalam sistem pencatatan waktu. Pembatalan hukuman tersebut mengembalikan Gasly ke posisi ketiga, sementara Hadjar harus menyerahkan kembali trofi podium kepada pembalap Prancis itu.

Keputusan tersebut kemudian memicu kontroversi di paddock Formula 1. McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke Pengadilan Banding Internasional FIA pada 16 Juni.

McLaren memiliki alasan tersendiri untuk mempermasalahkan keputusan tersebut. Oscar Piastri, yang semula finis keempat, turun ke posisi kelima setelah Gasly dikembalikan ke podium. Pembalap Australia itu sebelumnya juga menerima penalti dalam balapan karena pelanggaran serupa.

Piastri menjalani hukuman tersebut saat balapan berlangsung karena tim menganggap penalti tidak dapat dihindari, meski sang pembalap yakin dirinya tidak melaju melebihi batas kecepatan.

Perbedaannya, Gasly tidak menjalani penalti tersebut selama balapan. Hukuman baru ditambahkan setelah finis sehingga kemudian dapat dibatalkan ketika ditemukan kesalahan pencatatan waktu.

Sementara itu, Piastri sudah kehilangan waktu di pit dan dampaknya turut memengaruhi strategi serta cara dia menjalani sisa balapan. Karena penalti tersebut sudah dijalani, tidak ada mekanisme yang dapat mengembalikan waktu yang telah hilang.

Bos McLaren, Andrea Stella, menegaskan banding yang diajukan timnya memiliki dua kepentingan utama.

“Kami menilai proses yang terjadi setelah balapan di Monako perlu ditinjau kembali karena dari sudut pandang keadilan bagi seluruh kompetitor, pembatalan penalti tersebut menimbulkan sejumlah persoalan serius,” kata Stella saat GP Belanda akhir pekan lalu.

Menurut Stella, persoalan kedua berkaitan langsung dengan kepentingan McLaren dalam perebutan gelar juara.

“Aspek kedua adalah kepentingan McLaren. Kami juga mengalami kerugian secara langsung karena menjalani penalti yang tidak dapat diajukan banding, dan hal itu bahkan membuat kami kehilangan poin dalam kejuaraan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

WTA Finals Digelar di Charlotte Amerika Serikat Mulai 2027

57 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
WTA Finals Digelar di Charl...
Olahraga
Djokovic Kembali ke China O...

Joao Pedro Absen Bela Brasil karena Cedera

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Joao Pedro Absen Bela Brasi...

Masa depan Magneto dalam Jagat X-Men MCU Terancam?

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Masa depan Magneto dalam Ja...
Daerah
Perempuan Lansia Meninggal ...
Advertisement
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.