Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Catat! Jangan Mudik pada Tanggal Ini, Begini Alasannya

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Catat! Jangan Mudik pada Tanggal Ini, Begini Alasannya  Doc: Dokumentasi Jasa Marga

JAKARTA - Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 143,9 juta orang diprediksi bakal melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun 2026. Adapun mobil masih jadi moda transportasi terfavorit bagi masyarakat Indonesia yang mudik pada tahun ini.

Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketras) memperkirakan setidaknya ada 76,24 juta orang memilih mudik pakai mobil. Jumlah tersebut yakni sekitar 52,98 persen dari total warga yang melakukan perjalanan mudik.

Pemudik paling banyak datang dari Pulau Jawa. Baketrans mencatat, lima provinsi asal mudik yaitu:

1. Jawa Barat (30,97 juta),

2. DKI Jakarta (19,93 juta),

3. Jawa Timur (17,2 juta),

4. Jawa Tengah (16,57 juta),

5. dan Banten (11,17 juta).

Adapun tujuannya paling banyak ke Jawa Tengah sebanyak (38,71 juta), dan Jawa Timur (27,29 juta). Adapun Jawa Barat (25,09 juta), DI Yogyakarta (8,20 juta), dan Sulawesi Selatan (5,36 juta).

Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

Untuk anda yang mau melakukan perjalanan mudik, pastikan sudah merencanakan keberangkatan dengan matang. Baketrans memprediksi, puncak arus mudik pada Lebaran tahun 2026 pada H-3 atau Rabu 18 Maret 2026.

Sementara puncak arus balik akan terjadi pada H+6 atau Jumat 27 Maret 2026. Sebisa mungkin hindari tanggal-tanggal tersebut, agar anda tak terjebak di kemacetan panjang.

Sehingga anda punya waktu lebih banyak untuk berkumpul bersama keluarga. Pemerintah juga diketahui telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas khususnya di Tol Trans Jawa pada mudik Lebaran 2026.

Rekayasa arus lalu lintas yang disiapkan berupa one way, contraflow, serta ganjil genap. Kebijakan ini diberlakukan secara situasional berdasarkan diskresi pihak kepolisian untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.