Independensi BI Jadi Benteng Stabilitas Ekonomi
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 00:35 WIB | Oleh: Tim RedaksiJika kepercayaan terhadap mata uang domestik melemah, masyarakat dan investor berpotensi mengalihkan aset ke valuta asing sehingga meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar.
Karena itu, Nailul berharap pemimpin BI ke depan tetap mampu menjaga independensi bank sentral dari tekanan pemerintah maupun kepentingan kebijakan jangka pendek.
Menjaga Mandat Utama
Pandangan serupa disampaikan Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai praktik pengambilan kebijakan BI akan menjadi salah satu ujian terhadap independensi bank sentral.
Menurut Teuku, secara hukum BI masih memiliki independensi.
Namun, dorongan agar kebijakan moneter turut mendukung agenda pemerintah, termasuk untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, harus diimbangi dengan konsistensi dalam menjaga mandat utama bank sentral.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau kemudian ada mandat- mandat berikutnya, ini adalah mandat-mandat yang memang bukan menjadi prioritas BI, tetapi prioritasnya ini harusnya jangan dikompromikan,” ujarnya.
Teuku menekankan stabilitas inflasi dan nilai tukar tetap harus menjadi prioritas BI.
Menurut dia, independensi bank sentral tidak cukup hanya dijamin melalui aturan, tetapi juga harus tercermin dalam proses pengambilan kebijakan yang bebas dari tekanan.
Ia mengingatkan bahwa independensi BI merupakan hasil reformasi yang dibangun melalui proses panjang.
Independensi diperlukan untuk mencegah bank sentral berada dalam posisi harus menggunakan kebijakan moneter sebagai sumber pembiayaan ketika pemerintah membutuhkan dana.
Ia mencontohkan pengalaman Indonesia pada era 1960- an ketika bank sentral berada di bawah pemerintah dan memiliki ruang besar dalam pembiayaan melalui penciptaan uang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!