Dari Semangka Berpaling ke Cabai, Petani Tanah Bumbu Cari Harga yang Lebih Bersahabat
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain itu, masa produktif tanaman cabai dapat berlangsung hingga satu tahun sehingga dinilai lebih menguntungkan dibandingkan semangka pada kondisi pasar saat ini.
Meski demikian, petani swadaya masih menghadapi tingginya biaya produksi. Salah satu kendala utama ialah kenaikan harga pupuk non subsidi yang meningkat dari sekitar Rp700.000 menjadi Rp925.000 per karung.
Alfiannor berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dapat memberikan perhatian kepada petani swadaya melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Menurutnya, dukungan tersebut akan membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan di daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu Robby Chandra menegaskan, pemerintah daerah mendukung dan mengapresiasi upaya yang dilakukan para petani dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan.
"Sebelumnya pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan melalui APBN dan APBD kepada kelompok tani. Hal itu untuk mendukung produksi pangan guna mencegah inflasi di kabupaten Tanah Bumbu," terangnya.
Adapun bantuan yang sudah di serahkan kepada kelompok tani berupa alsintan pompa air, traktor roda dua, traktor roda empat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya juga juga menjalankan program pengembangan cabai dan sayuran di seluruh kelompok tani yang ada di Tanah Bumbu dengan menghadiri mini ekspo produsen benih di Desa manunggal Kecamatan Karang Bintang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!