Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bolsonaro Secara Mengejutkan Meraih Posisi Pertama

27 Selasa, 06 Okt 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bolsonaro Secara Mengejutkan Meraih Posisi Pertama Bolsonaro Secara Mengejutkan Meraih Posisi Pertama Doc: AFP/LUIS ROBAYO
Ket. Berita utama di harian Folha de Sao Paulo edisi Senin (5/10) memperlihatkan gambar dua kandidat yang bersaing dalam pilpres yaitu Flavio Bolsonaro (kiri) dan petahana Presiden Luiz Inacio Lula da Silva. Hasil pada putaran pertama pilpres Brasil menyatakan Flavio Bolsonaro secara mengejutkan bisa meraih posisi pertama.

RIO DE JANEIRO - Senator sayap kanan Flavio Bolsonaro secara mengejutkan meraih posisi pertama di atas Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dalam pemilihan presiden yang digelar hari Minggu (4/1). Walau begitu, pilpres akan berlanjut ke putaran kedua dalam tiga pekan mendatang karena keduanya gagal meraih mayoritas.

Dalam hasil yang bertentangan dengan proyeksi jajak pendapat yang menunjukkan Lula unggul, Flavio Bolsonaro ternyata meraih 47 persen suara, sementara petahana memperoleh 45 persen.

Jika Bolsonaro menang dalam pemilihan 25 Oktober, kekuatan politik di negara Amerika Latin ini akan bergabung dengan pergerakan politik ke kanan yang stabil di kawasan tersebut dalam pemilihan-pemilihan terakhir, sebuah tren yang didukung oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Hasil pemilu tersebut mencakup serangkaian kemenangan telak bagi kubu kanan di parlemen, yang merupakan pukulan telak bagi Lula, yang di usia hampir 81 tahun sedang berupaya meraih masa jabatan keempat untuk mengukuhkan warisannya.

"Saya akui saya yakin akan menang di babak pertama. Pertarungan akan segera dimulai. Di babak tambahan, kita akan memenangkan hati rakyat Brasil," kata pria berusia 80 tahun itu.

Politisi veteran sayap kiri itu menyebut pemilihan kali ini sebagai pertarungan antara demokrasi dan barbarisme, memperingatkan para pemilih bahwa kedaulatan Brasil dipertaruhkan di tengah tekanan AS.

Flavio Bolsonaro hanyalah seorang senator yang kurang dikenal beberapa bulan lalu ketika ayahnya menobatkannya sebagai pewaris politiknya, karena tidak dapat mencalonkan diri sendiri akibat menjalani hukuman 27 tahun penjara atas percobaan kudeta setelah kalah dalam pemilihan umum 2022. Namun, nama besar ayahnya berhasil memenangkan hati basis konservatif negara itu dan ia berhasil mengalahkan Lula meskipun kampanyenya diwarnai skandal dan saling menjelekkan.

"Saya benar-benar senang dengan hasilnya," kata Flavio Bolsonaro setelah hasil pemilu diumumkan, seraya memuji kemungkinan yang sangat nyata untuk meraih kemenangan di putaran kedua.

Dengan 56 juta suara yang berhak ambil bagian dalam pilpres kali ini, performa Flavio Bolsonaro di putaran pertama melampaui performa Jair Bolsonaro pada tahun 2018, ketika ia terpilih, dan tahun 2022.

Pemilu tersebut terbukti menjadi kemenangan gemilang bagi keluarga Bolsonaro setelah Jair Bolsonaro kalah dalam upaya pemilihan kembali pada tahun 2022, yang menyebabkan kerusuhan hebat di ibu kota dan vonisnya tahun lalu karena mencoba melakukan kudeta.

Jika Flavio Bolsonaro menjadi presiden, ia akan dapat mengandalkan dua senator dan dua anggota parlemen federal dari keluarganya saat ia berupaya memenuhi janji kampanyenya untuk mengamankan amnesti bagi ayahnya yang dipenjara.

Harapkan Kebangkitan

Sementara itu para pendukung Presiden Lula masih menyimpan harapan dan sang petahana  akan bangkit serta memenangkan pemilihan putaran kedua pada tanggal 25 Oktober mendatang.

"Kebangkitan dimulai sekarang," kata Gustavo Maximiliano, seorang pembuat film berusia 42 tahun itu kepada AFP. "Semua pemilihan yang diikuti Lula selalu sulit dan ketat, tetapi dia selalu menang di putaran kedua," imbuh dia.

Itulah yang terjadi dalam tiga pemilihan umum di mana Lula memenangkan kursi kepresidenan, termasuk pada tahun 2022 ketika ia mengalahkan Jair Bolsonaro, dan kini ia memiliki waktu tiga pekan untuk membalikkan hasil di negara yang tampaknya menginginkan perubahan.

Pendukung lainnya yang bernama Aline Araujo, seorang karyawan bank berusia 33 tahun, mengatakan dia yakin petahana presiden akan mampu memanfaatkan pengalaman politiknya selama lebih dari setengah abad untuk melawan Flavio Bolsonaro yang baru berusia 45 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.