Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pingtar Dorong Model Pembelajaran Berkelanjutan bagi Pekerja lewat WhatsApp

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 16:50 WIB | Oleh:

Pembelajaran Tidak Berhenti Setelah Pelatihan

Menurut Pingtar, pelatihan formal tetap penting, baik dalam bentuk sesi tatap muka, modul daring, program orientasi, maupun pelatihan tahunan. Namun, untuk isu tertentu seperti kekerasan dan pelecehan berbasis gender (gender-based violence and harassment / GBVH), keselamatan kerja, mekanisme pengaduan, etika, dan kepatuhan, penyampaian materi dinilai baru menjadi langkah awal.

Dalam konteks penguatan human rights due diligence, ILO juga menekankan pentingnya dialog dan kerja sama antara manajemen dan pekerja untuk membantu perusahaan memahami serta menangani risiko di tempat kerja.

Arvinda mengatakan pembelajaran seharusnya tidak berhenti ketika sebuah sesi pelatihan selesai. Pekerja membutuhkan ruang untuk berdiskusi kembali agar dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh maupun menyampaikan kekhawatiran yang mereka hadapi.

“Pelatihan seharusnya bukan akhir dari sebuah diskusi mengenai suatu topik di tempat kerja,” kata Arvinda.

Ia menambahkan, penggunaan kanal digital yang sudah familiar dapat membantu membuat interaksi berlangsung lebih rutin, mudah diakses, dan relevan dengan pengalaman pekerja sehari-hari.

Dalam kolaborasinya dengan ILO, Pingtar telah mendukung program peningkatan kesadaran dan keterlibatan terkait GBVH bagi lebih dari 35.000 pekerja sektor alas kaki di Indonesia.

Selain itu, program yang dijalankan bersama berbagai perusahaan multinasional dan nasional dari sektor FMCG, perkebunan, manufaktur, serta bidang lainnya mencakup sejumlah topik. Di antaranya GBVH, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), grievance awareness, kepatuhan, tata kelola, etika, serta asesmen terkait hak asasi manusia.

Menuju Model Pembelajaran Berkelanjutan

Perkembangan tersebut menunjukkan adanya perubahan pendekatan terhadap pembelajaran di tempat kerja. Pembelajaran tidak lagi hanya dipandang sebagai aktivitas yang berakhir setelah pekerja menyelesaikan modul atau sesi pelatihan, tetapi sebagai proses yang dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Studi ILO 2026 mengenai pembelajaran di kawasan Asia dan Pasifik turut menunjukkan kebutuhan terhadap sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, modular, dan mudah diakses, terutama bagi pekerja yang memiliki akses terbatas terhadap pembelajaran terstruktur.

Bagi perusahaan, kondisi tersebut mendorong perubahan fokus dari sekadar mengukur penyelesaian pelatihan menuju pertanyaan mengenai apa yang terjadi setelah pelatihan berakhir.

Pingtar menilai pemanfaatan kanal komunikasi yang familiar dapat menjadi salah satu pendekatan untuk menjaga proses pembelajaran, mendengarkan masukan pekerja, dan membangun keterlibatan secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Debut sebagai Nomor Satu, R...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

51 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.