Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura dan Hong Kong Perkuat Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 00:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Kepala Asia Pasifik di luar Tiongkok sekaligus Kepala Bank Sentral Global World Gold Council Shaokai Fan mengatakan Singapura dan Hong Kong memang memiliki persaingan dan irisan dalam industri emas.

Namun, besarnya pasar Asia membuat keduanya tetap berpeluang berkembang bersama.

“Ambil Eropa sebagai contoh. Meskipun London dan Zurich secara geografis berdekatan, permintaan dan volume perdagangan emas sangat besar, sementara keduanya memiliki posisi pasar yang berbeda. Keduanya berhasil menjadi pusat perdagangan emas. Saya yakin dinamika serupa dapat muncul antara Singapura dan Hong Kong,” kata Fan.

Meningkatnya minat investasi emas turut mendorong tiga bank besar Singapura memperluas produk dan layanan terkait emas.

DBS Bank mulai menawarkan layanan investasi dan perdagangan emas fisik yang ditokenisasi pada paruh kedua tahun ini.

Investor dapat memiliki token digital yang didukung emas fisik dan disimpan di brankas khusus yang dikelola DBS.

Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) pada Juni juga memasuki bisnis perdagangan dan penyimpanan emas fisik untuk nasabah institusi serta nasabah dengan kekayaan tinggi dan sangat tinggi.

Sementara itu, United Overseas Bank (UOB) telah menjalankan bisnis emas fisik selama puluhan tahun dan menjadi salah satu bank di Singapura yang menawarkan pembelian serta penjualan emas batangan dan koin kepada nasabah ritel.

Kepala Group Global Markets UOB Kelvin Ng mengatakan bisnis emas fisik bank tersebut mencatat kinerja kuat pada tahun lalu.

Volume perdagangan meningkat sekitar 59 persen secara tahunan, sedangkan transaksi rekening tabungan emas tumbuh 48 persen.

“Semua tanda ini menunjukkan bahwa selama periode volatilitas pasar, investor tetap memandang emas sebagai instrumen penting untuk menjaga kekayaan dalam jangka panjang dan mendiversifikasi portofolio investasi mereka,” kata Ng.

Kepala Global Markets OCBC Kenneth Lai mengatakan minat terhadap layanan emas fisik yang diluncurkan pada Juni juga cukup menggembirakan, baik dari nasabah institusi maupun nasabah perbankan Singapura.

Sementara itu, Kepala Investment Products & Advisory DBS James Tan mengatakan arus investasi ke emas meningkat tajam dalam dua tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Megapolitan
Pembangunan Tangerang Mulai...
Megapolitan
Pembangunan Jakarta Harus P...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.