Sidang Kasus Tupac Shakur Akhirnya Digelar, Terdakwa Berniat Balas Dendam
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 13:53 WIB | Oleh: Tim PenulisDikenal dengan lagu-lagu hits seperti "California Love" dan "All Eyez on Me," Shakur -- putra seorang anggota Black Panther -- dibesarkan di Harlem dan Baltimore, tetapi dengan cepat menjadi lambang hip hop California ketika ia menandatangani kontrak dengan Death Row Records yang berbasis di Los Angeles.
Persidangan ini akan mengulas kembali perseteruan antara Death Row, yang didirikan oleh Marion "Suge" Knight, dan Bad Boy Records, label East Coast yang didirikan oleh Sean "Diddy" Combs, yang mengontrak Christopher "The Notorious BIG" Wallace -- yang dibunuh pada Maret 1997.
Jaksa penuntut mengatakan Death Row Records dilindungi oleh Mob Piru, sebuah geng Los Angeles yang merupakan bagian dari aliansi Bloods yang lebih luas. Knight berafiliasi dengan kelompok tersebut.
Bad Boy Records telah mempekerjakan kelompok saingan, South Side Compton Crips, yang dipimpin oleh Davis, sebagai pengawal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Knight dan Shakur berada di Las Vegas untuk menonton pertandingan tinju Mike Tyson ketika mereka memukuli keponakan Davis, anggota Crips Orlando "Baby Lane" Anderson, sebagai pembalasan atas dugaan penyerangan terhadap seorang karyawan Death Row.
Malam itu, sebuah Cadillac putih yang membawa Davis, Anderson, dan beberapa orang lainnya berhenti di samping mobil Shakur di Las Vegas. Tembakan dilepaskan dari Cadillac tersebut, dan Shakur terluka parah hingga meninggal dunia.
Investigasi tersendat selama beberapa dekade karena kurangnya bukti, tetapi kasus tersebut dihidupkan kembali ketika memoar Davis diterbitkan pada tahun 2019.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam buku itu, dia menceritakan bahwa dia berada di kursi depan Cadillac dan menyerahkan pistol kepada orang-orang di kursi belakang.
Davis kemudian menarik kembali pernyataannya, dan bersikeras bahwa klaim tersebut hanyalah gertakan dan dibuat oleh penulis bayangan untuk menjual buku.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!