Pembentukan Tim Khusus Pemugaran Makam Pendiri Kota Tanjungpandan

Minggu, 28 Jun 2026, 22:55 WIB

Tanjungpandan - ‎Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membentuk tim khusus pemugaran makam KA Rahad (Depati Tjakraningrat VIII) sebagai tokoh penting pendiri Kota Tanjungpandan, Belitung.
‎
‎Wakil Bupati Belitung Syamsir di Tanjungpandan, Minggu mengatakan makam KA Rahad akan dijadikan sebagai situs sejarah agar generasi muda dapat mengetahui serta meneladani kisah perjuangan beliau.
‎
‎"Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam menindaklanjuti rencana revitalisasi aset sejarah yang memiliki nilai kultural tinggi sekaligus menjadi kebanggaan mendalam bagi seluruh masyarakat Belitung," katanya.
‎
‎Menurut dia, pemerintah daerah segera membentuk tim kerja yang mengedepankan prinsip kolaborasi dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari para sejarawan, akademisi, instansi terkait, hingga pihak ahli waris dari keluarga besar Depati Tjakraningrat VIII dalam pelaksanaan proyek pemugaran makam.
‎‎‎
‎Kolaborasi inklusif tersebut, lanjut Syamsir, bertujuan agar penyusunan perencanaan perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh, matang, dan tetap menjaga keaslian (autentisitas) serta nilai-nilai sakral dari makam tokoh pejuang tersebut.
‎
‎”Secara keseluruhan, Insyaallah ini akan kami tindak lanjuti. Nantinya kami akan membentuk tim yang berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyusun perencanaan perbaikan makam ini, karena makam ini merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Belitung,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan keberadaan makam KA Rahad yang terawat dengan baik nantinya diproyeksikan sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi utama di Pulau Belitung. 
‎
‎Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada aspek edukasi generasi muda, mengingat derasnya arus modernisasi berpotensi mengikis pengetahuan anak bangsa terhadap rekam jejak para tokoh lokal yang telah meletakkan fondasi peradaban di daerah tersebut.
‎
‎"Melalui penetapan dan penataan makam sebagai situs sejarah yang representatif, diharapkan nilai-nilai patriotisme, kerja keras, dan kepemimpinan KA Rahad dapat tersampaikan," katanya.

  • situs sejarah

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.