Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Little Red Dots yang Misterius Jadi Kunci Pertumbuhan Galaksi?

3 Selasa, 18 Agu 2026, 07:37 WIB | Oleh:

Dalam skenario tersebut, warna merah LRD bukan berarti objek itu merupakan benda kosmik yang sepenuhnya berbeda dari galaksi biasa. Sebaliknya, penampakannya dapat merupakan kombinasi antara sifat inti galaksi yang sangat aktif dan keterbatasan pengamatan terhadap galaksi yang berada pada jarak ekstrem.

JWST Bisa “Tertipu” oleh Jarak

Salah satu konsep penting dalam penelitian ini adalah surface brightness dimming, yaitu semakin jauh sebuah objek, semakin sulit struktur redup di sekitarnya terdeteksi. Para peneliti melakukan simulasi dengan membuat Saguaro seolah-olah berada pada jarak yang jauh lebih besar. Hasilnya, lengan spiral dan bagian luar galaksi secara bertahap menghilang dari pandangan, sementara inti merahnya tetap terlihat.

Jika galaksi semacam itu benar-benar berada di alam semesta yang sangat awal, teleskop seperti JWST mungkin hanya menangkap bagian pusatnya. Hal tersebut berarti sebagian LRD mungkin bukan objek baru yang berdiri sendiri, melainkan inti galaksi yang sangat aktif dan terlihat terisolasi karena bagian luar galaksinya terlalu redup untuk diamati.

Fabio Pacucci dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics mengatakan bahwa Saguaro penting karena merupakan salah satu contoh langka LRD pada redshift lebih rendah.

“Saguaro itu penting karena merupakan contoh khas dari objek “titik merah kecil” (*little red dot*) dan merupakan salah satu dari sedikit objek semacam itu yang ditemukan pada *redshift* rendah,” paparnya.

Menurut Pacucci, objek semacam ini dapat digunakan untuk mempelajari bagaimana karakteristik LRD berubah sepanjang sejarah alam semesta.

Meski temuan tersebut memberikan petunjuk kuat, para astronom belum dapat menyatakan bahwa misteri LRD telah sepenuhnya terpecahkan.

Masih terdapat sejumlah model yang bersaing untuk menjelaskan objek tersebut. Salah satunya menempatkan lubang hitam supermasif yang sedang tumbuh sebagai sumber energi utama. Model lain mengusulkan keberadaan struktur ekstrem yang kadang disebut black hole stars, yaitu lingkungan gas sangat padat yang dipanaskan oleh lubang hitam di bagian dalamnya.

Pada Juni 2026, tim astronom yang dipimpin Vasily Kokorev melaporkan pengamatan terhadap LRD bernama GLIMPSE-17775. Spektrum JWST yang sangat dalam menunjukkan beberapa petunjuk yang mendukung interpretasi bahwa objek tersebut merupakan lubang hitam supermasif yang diselubungi gas ­padat. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.