Musim Baru Liga Inggris: Arsenal Bidik Gelar Beruntun di Tengah Pergantian Pelatih Tim-Tim Rival
📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraUnai Emery membawa Villa melalui musim yang sangat mengesankan. Meskipun mereka kehilangan Morgan Rogers dan Lucas Digne, Villa masih memiliki fondasi kuat untuk kembali bersaing di zona Eropa.
Pergantian pelatih menjadi salah satu cerita terbesar musim ini. Selain Maresca di Manchester City, Iraola di Liverpool dan Alonso di Chelsea, sejumlah klub lain juga menunjuk pelatih baru.
Marco Rose akan mencoba melanjutkan pekerjaan Iraola di Bournemouth. Nottingham Forest menunjuk Oliver Glasner, pelatih yang sebelumnya membawa Crystal Palace meraih dua trofi besar.
Palace kemudian menunjuk Pierre Sage sebagai pengganti Glasner. Fulham memilih mantan pemain Spanyol Alvaro Arbeloa untuk menggantikan Marco Silva.
Ipswich Town, yang baru promosi, mempercayakan tim kepada Gary O'Neil setelah Kieran McKenna memutuskan mengambil jeda dari sepak bola. Sementara itu, Newcastle United memulai era pasca-Eddie Howe dengan menunjuk Matthias Jaissle.
Tottenham Hotspur juga patut diperhatikan. Roberto De Zerbi berhasil menyelamatkan Spurs dari situasi sulit musim lalu dan mendapat dukungan besar di bursa transfer.
Tottenham mengeluarkan dana besar, termasuk sekitar £100 juta untuk gelandang Italia Sandro Tonali dan mendatangkan bek tengah Belanda Jan Paul van Hecke.
Tantangannya jelas: mengubah tim yang finis di posisi ke-17 dalam dua musim terakhir menjadi penantang zona Eropa. Jika De Zerbi mampu menemukan formula yang tepat, Tottenham bisa menjadi salah satu kejutan musim ini.
Dari klub promosi, Coventry City juga layak dipantau. Tim asuhan Frank Lampard kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.
Dengan sembilan klub mengganti pelatih, peta kekuatan Premier League mengalami perubahan besar. Arsenal memiliki keunggulan berupa stabilitas. Arteta mengenal skuadnya, sistemnya telah teruji, dan mereka datang sebagai juara bertahan.
Tetapi stabilitas saja tidak cukup. Manchester City memiliki Maresca, Liverpool berharap Iraola membawa energi baru, Chelsea mempercayakan proyek besar kepada Alonso, sementara Manchester United ingin meneruskan kebangkitan bersama Carrick.
Di belakang mereka, Tottenham dan sejumlah klub lain siap mencari celah. Premier League 2026-27 pun menjanjikan persaingan yang jauh lebih terbuka.
Bagi Arsenal, tantangannya sederhana tetapi berat: membuktikan bahwa gelar musim lalu bukan puncak perjalanan, melainkan awal dari sebuah era baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!