Lens Tantang Dominasi PSG di Final Trophée des Champions
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 08:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMusim lalu, PSG merebut trofi tersebut setelah mengalahkan Marseille melalui adu penalti. Jika kembali menang, PSG akan mengangkat trofi ini untuk ke-15 kalinya, sekaligus mempertegas dominasi mereka di sepak bola Prancis.
Final tahun ini juga memiliki nuansa berbeda karena kembali digelar di Prancis. Terakhir kali pertandingan puncak Trophée des Champions dimainkan di tanah Prancis adalah pada 2023.
PSG terakhir kali kalah dalam pertandingan kompetitif di luar Parc des Princes musim lalu ketika takluk 1-2 dari Paris FC di Ligue 1.
Namun, dalam final Trophée des Champions, mereka belum lagi mengalami kekalahan sejak Lille menang 1-0 pada 2021.
Sebaiknya Anda baca juga:
PSG mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya sejumlah pemain penting. Achraf Hakimi sudah mendapatkan menit bermain pertamanya sejak final Liga Champions pada Rabu lalu.
Maghnes Akliouche juga menjalani penampilan pertamanya setelah bergabung dari Monaco. Sementara Lucas Digne berpeluang melakukan debut setelah didatangkan dari Aston Villa awal bulan ini.
Khvicha Kvaratskhelia dan Désiré Doué menjadi pencetak gol PSG ketika mengalahkan Aston Villa di UEFA Super Cup. Keduanya kembali menjadi ancaman utama bagi pertahanan Lens.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lens menghadapi sejumlah masalah kebugaran. Jhoanner Chavez diragukan tampil karena masalah paha. Nidal Celik mengalami cedera meniskus, sementara Samson Baidoo masih diragukan akibat masalah pada kaki.
Jonathan Gradit juga masih menjalani pemulihan dari cedera patah tulang kaki bagian bawah. Thorgan Hazard berharap mendapat tempat di starting XI setelah bergabung dengan tim pada pertengahan Juli.
Saud Abdulhamid juga berpeluang kembali tampil sejak awal setelah sebelumnya menjadi starter melawan Sunderland. Ia baru saja dipermanenkan Lens setelah menjalani masa peminjaman musim lalu.
Final di Stade Bollaert-Delelis menawarkan dua cerita berbeda. Lens datang dengan ambisi menutup musim bersejarah dengan trofi tambahan sekaligus memulai era Toppmöller secara sempurna.
Sebaliknya, PSG ingin meneruskan dominasi mereka atas sepak bola Prancis dan mengubah kemenangan atas Aston Villa menjadi awal rangkaian trofi baru.
Dengan delapan kemenangan beruntun atas Lens, pengalaman memenangkan final, serta momentum dari UEFA Super Cup, PSG berada dalam posisi lebih diunggulkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!