Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 11:07 WIB | Oleh:
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan Doc: ist
Ket. kinerja ekonomi

DENPASAR – Data sepanjang bulan Juli memperlihatkan bahwa ekonomi Bali tumbuh bagus. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengungkapkan kinerja dunia usaha utama mencakup pariwisata dan konstruksi tumbuh menguat per Juni 2026 karena didorong liburan sekolah setelah pada Maret 2026 mengalami kontraksi.

“Musim liburan sekolah menjadi salah satu pendorong kunci karena diiringi kenaikan wisatawan,” kata Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Bali, Rabu.

Ia menjelaskan hasil tersebut didapatkan berdasarkan survei kegiatan dunia usaha pada triwulan II-2026 (April-Juni) yang terlihat dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 49,32 persen, naik dari 16,05 pada tiga bulan sebelumnya.

Menurut dia, kenaikan kinerja pada lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum atau sektor pariwisata dari minus 8,32 persen pada triwulan I 2026 menjadi 14,62 persen.

Begitu juga lapangan usaha konstruksi dari minus 2,22 persen menjadi 6,66 persen per Juni 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 18,41 persen dari 1,46 juta menjadi 1,73 juta orang.

Sedangkan sektor konstruksi meningkat dipicu jumlah proyek di Bali pada triwulan II-2026 yang didorong oleh bertambahnya proyek bangunan komersial yang terkait sektor pariwisata seperti hotel, vila, dan fasilitas wisata.

Di sisi lain, kinerja sektor jasa keuangan juga menggeliat karena aktivitas ekonomi yang dipengaruhi musim puncak liburan sekolah dan juga meningkatnya penyaluran kredit, kuatnya kinerja perbankan, bertambahnya transaksi keuangan digital, serta meningkatnya kebutuhan layanan keuangan akibat aktivitas ekonomi yang semakin tinggi.

Sementara itu, perwakilan bank sentral itu juga memprakirakan melalui survei bahwa kegiatan usaha pada Juli-September 2026 juga meningkat.

Peningkatan kinerja diprakirakan terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan karena didorong oleh meningkatnya volume produksi/panen pada komoditi padi, daging dan telur ayam, serta kelapa.

Kemudian masih dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum serta dari sektor informasi dan komunikasi, dan jasa pendidikan.

Kenaikan pada jasa pendidikan dan informasi dan komunikasi dipicu oleh tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2026.

BI menjelaskan survei tersebut merupakan survei tiga bulanan yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kondisi keuangan dunia usaha, memberikan indikasi arah perkembangan perekonomian, serta menyediakan informasi tentang ekspektasi pelaku usaha terhadap perkiraan inflasi.

Di Bali, survei itu dilakukan terhadap 130 pelaku usaha yang tersebar di seluruh Pulau Dewata yang mewakili 17 kategori lapangan usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Realisasi Kredit Usaha Raky...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.