Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Loyo, Negosiasi AS-Iran Bikin Pasar Gelisah

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Loyo, Negosiasi AS-Iran Bikin Pasar Gelisah Doc: ANTARA FOTO/ Hasrul Said
Ket. Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan.

JAKARTA – Pelemahan rupiah menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik, khususnya arah negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran.

Ketidakpastian tersebut berpotensi memengaruhi harga minyak dan mendorong investor meningkatkan permintaan aset aman seperti dolar AS.

Kondisi ini memberi tekanan tambahan bagi rupiah, sehingga perkembangan negosiasi menjadi salah satu faktor penting yang perlu dicermati pasar dalam jangka pendek.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (12/8), bergerak melemah 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.877 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.861 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi perkembangan negosiasi antara AS dengan Iran.

“Perkembangan negosiasi antara AS dan Iran akan mempengaruhi harga minyak,” ucapnya di Jakarta.

Sputnik melaporkan bahwa Iran mengajukan beberapa syarat pembukaan kembali Selat Hormuz kepada AS melalui mediator, termasuk penghentian agresi di seluruh kawasan termasuk Lebanon dan Palestina, serta pengembalian aset yang dibekukan.

Namun, seperti yang disampaikan Anadolu, Teheran dan Washington hingga kini belum mencapai kesepakatan final untuk mengakhiri konfrontasi tersebut, sementara penutupan Selat Hormuz terus mengganggu rantai pasokan energi global.

Di samping itu, pelaku pasar turut wait and see data inflasi AS yang akan dirilis pada malam ini.

Melihat sentimen domestik, risiko ketidakpastian disebut sedikit berkurang seiring Presiden RI Prabowo Subianto telah menunjuk Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Respons pasar cukup baik dan sosok yang diterima pasar dengan komitmen yang jelas pada program stabilitas rupiah yang berkelanjutan,” ungkap Rully.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp17.876 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.824 per dolar AS.

Pelemahan rupiah menunjukkan bahwa sentimen global masih menjadi sumber tekanan bagi pasar domestik.

Ketidakpastian negosiasi AS-Iran berpotensi memengaruhi harga minyak sekaligus menjaga premi risiko geopolitik, sehingga investor cenderung lebih berhati-hati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.