Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laut Makin Panas, Ancaman Baru Mengintai Manusia hingga Kesehatan Mental Anak

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 06:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pernyataan Universitas Flinders Australia yang dirilis Kamis (6/8) menyebutkan anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap dampak kesehatan akibat suhu ekstrem.

Lektor Kepala Jacqueline Stephens, epidemiolog dari Universitas Flinders sekaligus salah satu penulis studi, mengatakan perubahan iklim menyebabkan suhu tinggi dan gelombang panas semakin sering serta semakin parah di Australia maupun berbagai wilayah dunia.

Kondisi tersebut, menurut dia, meningkatkan risiko kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan remaja.

Anak-anak dinilai lebih rentan karena suhu tinggi dapat mengganggu tidur, aktivitas di luar ruangan, proses pendidikan, serta kegiatan rekreasi. Tekanan akibat cuaca panas yang dialami orang tua dan keluarga juga dapat berdampak pada kesejahteraan anak.

Profesor Universitas Flinders Corey Bradshaw, yang juga menjadi salah satu penulis studi, mengatakan hasil pemodelan menunjukkan bahwa suhu tinggi dan gelombang panas berkaitan dengan peningkatan kunjungan ke unit gawat darurat serta kasus kecemasan, depresi, dan percobaan bunuh diri.

Temuan tersebut, kata dia, menunjukkan pentingnya memasukkan aspek kesehatan mental dalam strategi adaptasi perubahan iklim, termasuk melalui intervensi yang secara khusus menyasar anak-anak dan remaja.

Para peneliti menyarankan sejumlah langkah praktis untuk mengurangi dampak suhu ekstrem, antara lain menyediakan ruang kelas yang lebih sejuk, memperbaiki ventilasi, serta memperbanyak area luar ruangan yang teduh.

Temuan dari kedua penelitian tersebut menunjukkan bahwa dampak pemanasan global semakin meluas, dari kerusakan ekosistem laut hingga persoalan kesehatan manusia. Karena itu, upaya menghadapi perubahan iklim dinilai perlu memasukkan aspek kesehatan masyarakat sebagai bagian utama dari strategi adaptasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Produk Teknologi Pacu Pertu...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.