Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Promosikan 38 UMKM Unggulan di Festival Sentra Industri dan All About Tahu 2026 di Ciwalk

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Promosikan 38 UMKM Unggulan di Festival Sentra Industri dan All About Tahu 2026 di Ciwalk  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Sebanyak 38 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti Festival Sentra Industri dan Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung di Cihampelas Walk (Ciwalk), 3–12 Juli 2026.

Berbagai sentra industri unggulan turut berpartisipasi, di antaranya Sentra Rajut Binongjati, Sentra Sepatu Cibaduyut, Sentra Kaos dan Sablon Suci, Sentra Boneka Sukamulya, Sentra Boneka Warung Muncang, Sentra Tas Kebonlega, Sentra Kaligrafi Cicaheum, Sentra Lukisan Siliwangi, Sentra Ecoprint Sadang Serang, hingga Sentra Alat Musik Tradisional Binong.

Sementara pada Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung, pengunjung dapat menikmati beragam inovasi olahan tahu dan aneka jajanan unggulan yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Kota Bandung.

Dua festival ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bandung mempromosikan dan menguatkan daya saing produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menerangkan bahwa penyelenggaraan Festival All About Tahu telah menjadi agenda tahunan yang terus diperkuat sebagai identitas promosi kuliner Kota Bandung.

Bahkan nama festival tersebut kini telah didaftarkan sebagai bagian dari perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna menjaga keberlanjutan branding yang telah dibangun.

Melalui festival ini, Pemkot Bandung berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta mendorong peningkatan transaksi ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ronny mengakui, sektor industri masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian Kota Bandung.

Berdasarkan data tahun 2025, sektor industri memberikan kontribusi sebesar 17,28 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung dan menjadi sektor ekonomi terbesar kedua setelah sektor perdagangan.

“Industri kecil dan menengah merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu kami terus melakukan berbagai upaya penguatan melalui pendampingan, pelatihan, serta dukungan pemasaran baik secara daring maupun luring,” kata Ronny.

Menurut dia, berdasarkan pembaruan data tahun 2025, Kota Bandung kini memiliki 37 sentra industri yang menaungi 1.763 pelaku UKM dan menyerap 7.930 tenaga kerja.

Berbagai sentra tersebut bergerak di sektor fesyen, kriya, kerajinan, hingga kuliner yang selama ini menjadi identitas ekonomi kreatif Kota Bandung.

Sementara itu, festival secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang hadir mewakili Wali Kota Bandung. Dalam sambutannya, Zulkarnain mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu menghadirkan ruang promosi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

“Berbagai produk unggulan Kota Bandung, baik makanan, kuliner, fesyen, sepatu, kerajinan maupun produk kreatif lainnya harus terus diperkuat dan dipromosikan. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.