Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selain Pepaya, Ini Makanan dan Minuman Terbaik yang Bisa Atasi Sembelit

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selain Pepaya, Ini Makanan dan Minuman Terbaik yang Bisa Atasi Sembelit Doc: CNA
Ket. Buah kiwi dan plum dapat membantu mengatasi sembelit.

Sembelit didefinisikan sebagai buang air besar kurang dari tiga kalai seminggu, tinja keras, atau kesulitan buang air besar (BAB). 

Kondisi sembelit dialami oleh sebagian besar dari kita. Jika Anda khawatir tentang kondisi sembelit Anda, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Tetapi, jika hanya ingin melancarkan buang air besar, tips ini dapat membantu.

Serat

Para ahli kerap mengatakan serat makanan sangat penting. Tetapi hanya sedikit dari kita yang mendapatkan jumlah yang disarankan: 21g hingga 38g per hari, tergantung pada jenis kelamin dan usia Anda.

Profesor ahli dari NYU Steinhardt, Ethan Balk mengatakan, idealnya Anda membutuhkan campuran serat larut dan tidak larut. 

Anggaplah serat tidak larut sebagai penambah volume, yang mendorong kotoran melewati usus besar, dan serat larut sebagai pembentuk konsistensi seperti gel yang memudahkan perjalanannya.

Jika Anda menambahkan lebih banyak serat ke dalam diet Anda, minumlah lebih banyak air juga; itu membantu serat melakukan tugasnya, kata Arthur Beyder, ahli gastroenterologi di Mayo Clinic.

Makanan kaya serat ini dapat membantu:

1. Apel. Sebuah apel beserta kulitnya mengandung hampir 5 gram serat, dan secara alami kaya akan pektin, yaitu serat larut yang dapat membantu mengatur pergerakan usus.

2. Kiwi adalah salah satu rekomendasi andalan Dr. Beyder. Dalam sebuah penelitian terhadap 200 orang, peserta yang mengonsumsi dua buah kiwi hijau setiap hari – tanpa kulit –  mengalami peningkatan frekuensi buang air besar yang “signifikan dan berkelanjutan”.

3. Plum. Buah plum dan jus plum, yang merupakan obat klasik untuk mengatasi sembelit, "berhasil" karena dua alasan: serat dan sorbitol, kata Balk. Buah plum kaya akan sorbitol, yaitu alkohol gula yang dapat menghasilkan "efek pencahar" dengan menarik air ke dalam saluran usus.

4. Sayuran berdaun hijau kaya akan serat tidak larut yang dapat mempercepat pergerakan usus. Konsumsi kale setiap hari telah terbukti secara signifikan meningkatkan pergerakan usus.

5. Oatmeal rata-rata mengandung empat gram serat per porsi. Oatmeal mengandung serat larut yang disebut beta-glukan, yang dapat mempermudah pengeluaran tinja dan meningkatkan bakteri baik dalam usus.

Kopi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.