Untuk Hadapi Iran Jerman Kirim 'INS Drakon', Kapal Selam Tercanggih dan Termahal yang Pernah Dikirimkan ke Angkatan Laut Israel
📅 Senin, 10 Agu 2026, 11:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SEilam bahkan menilai ukuran Drakon yang lebih besar dibandingkan sejumlah kapal sebelumnya dapat memberikan ruang bagi peningkatan kemampuan operasional dan jangkauan persenjataan.
“Kapal selam baru Israel lebih besar daripada yang lain, yang menunjukkan bahwa Israel ingin memiliki lebih banyak pilihan, seperti meningkatkan jangkauan rudal kapal selam sehingga dapat mencapai setiap target di Iran, bahkan jika kapal selam Israel berada di Laut Mediterania,” katanya.
Jika kemampuan tersebut benar-benar diwujudkan, Israel tidak harus selalu mendekatkan kapal selamnya ke wilayah Iran untuk memperoleh jangkauan strategis.
“Dengan cara itu, kapal selam tidak perlu mendekati Iran, yang mengharuskan melintasi Terusan Suez, dan ini bisa sangat berisiko, bahkan mungkin mustahil dalam beberapa situasi,” ujar Eilam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Alternatif lain adalah memutari Afrika, tetapi perjalanan tersebut membutuhkan waktu jauh lebih lama.
Kapal keenam, simbol strategi jangka panjang
INS Drakon bukan proyek yang muncul secara tiba-tiba.
Kapal ini merupakan bagian dari program kapal selam Israel-Jerman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. TKMS menyerahkan Drakon di galangan kapal mereka di Kiel, Jerman, setelah proses pembangunan yang panjang.
CEO TKMS Oliver Burkhard mengatakan program kapal selam untuk Israel berjalan sesuai rencana.
“Semuanya berjalan sesuai rencana dengan program baru untuk Israel,” kata Burkhard.
Ia juga menyebut proses penyerahan kapal terakhir dari seri sebelumnya sebagai bagian dari program besar kerja sama kapal selam kedua negara.
Nama Drakon, yang berarti “Naga”, juga memiliki makna simbolis. Israel memilih nama tersebut sebagai penghormatan terhadap warisan kapal selam INS Dakar dan para awaknya.
Dengan masuknya Drakon, Israel kini memiliki tambahan aset strategis yang dapat beroperasi jauh dari pantai dan tetap sulit dideteksi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!