Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumur Bor Pertanian Jadi Solusi Air Bersih Saat Kemarau di Jambi

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 15:24 WIB | Oleh:
Sumur Bor Pertanian Jadi Solusi Air Bersih Saat Kemarau di Jambi Doc: ANTARA/Agus Suprayitno
Ket. Seorang anak di Desa Sarang Burung Kecamatan Jaluko tengah mengisi air dari sumur bor pertanian di wilayah tersebut ke dalam jeriken, Minggu (9/8).

Muaro Jambi -- Ratusan warga Desa Sarang Burung Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muaro Jambi memanfaatkan sumur bor pertanian sebagai solusi air bersih saat musim kemarau yang tengah melanda wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir.

"Semenjak kemarau kami pakai air ini untuk kebutuhan rumah, untuk masak juga untuk air minum. Air bagus, jernih," ungkap Alfiani warga Desa Sarang Burung, Muaro Jambi, Minggu.

Menurut dia, sumur bor pertanian dibangun untuk mengaliri air ke lahan pertanian milik warga Sarang Burung.

Namun, akibat sumber air dari sumur milik warga mengering, akhirnya warga memanfaatkan sumur bantuan pemerintah tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci hingga konsumsi rumah tangga.

"Sumur ini membantu, tidak ada masalah lagi saat kemarau, jadi sudah aman," jelasnya.

Maskinah, warga lainnya menambahkan, selain sumur bor pertanian, saat ini masyarakat Desa Sarang Burung telah menggunakan sumur bor bantuan program TNI-AD Manunggal Air yang dibangun awal tahun lalu.

Menurut dia, sejak sumur bor tersebut beroperasi, kecukupan air bersih bagi 1.962 jiwa masyarakat desa tersebut sudah bisa terpenuhi dengan baik.

"Sejak ada sumur itu, kami tidak pakai air Sungai Batanghari lagi. Hidupnya lancar walau di gilir, hampir semua masyarakat tersambung," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan 47 titik sumber air bersih di Provinsi Jambi dalam program TNI AD Manunggal Air sebagai upaya membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses air bersih.

Salah satu titik pembangunan berada di RT 03 Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko. Lokasi itu dipilih karena daerah tersebut menjadi salah satu wilayah rawan air bersih.

"Program ini saya pikir masih terus dilanjutkan setelah kita berkoordinasi dengan para gubernur dan para bupati, masih banyak daerah yang memerlukan (air bersih). Kalau kita keroyok ramai-ramai akan lebih mempercepat penyelesaian kekurangan air bersih masyarakat," kata Jenderal Maruli Simanjuntak.

Sementara itu Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa program TNI-AD Manunggal Air merupakan bukti nyata kehadiran institusi pertahanan negara dalam mengatasi permasalahan air bersih di desa tersebut.

"Program ini sangat membantu masyarakat, apalagi air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar," kata Al Haris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.