Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ingat Pesan Dokter Ini, Obesitas Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 00:45 WIB | Oleh:

Meski demikian, Sidartawan mengingatkan terapi diabetes maupun obesitas tidak dapat disamaratakan untuk setiap pasien.

"Setiap penyandang diabetes memiliki kondisi fisik dan respons metabolik yang berbeda. Karena itu, terapi harus direncanakan secara personal berdasarkan evaluasi dan kondisi masing-masing pasien," katanya.

Ia juga menekankan pengendalian berat badan pada pasien diabetes bukan hanya bertujuan memperbaiki penampilan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko komplikasi metabolik dan menjaga kualitas hidup.

"Masyarakat yang memiliki berat badan berlebih, terutama yang disertai faktor risiko seperti riwayat keluarga diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan kolesterol, dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang sesuai," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Daerah
Bromo Ditutup Total: Kebaka...
'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.