Polda Jabar Berantas 352 Kasus Kejahatan Jalanan
📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 18:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polda Jawa Barat dalam memberantas kejahatan jalanan melalui operasi terpadu yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri press release pengungkapan kejahatan jalanan di Jawa Barat di Mapolda Jawa Barat, Jumat (7/8).
Dalam kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto dan dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dipaparkan hasil operasi besar-besaran terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), minuman keras, hingga penggunaan knalpot tidak standar.
Atas hal itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Kota Bandung siap memperkuat sinergi bersama Polda Jabar, TNI, pemerintah provinsi, dan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keamanan kota.
Menurut Wali kota Farhan, keamanan merupakan syarat utama agar aktivitas masyarakat, investasi, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata dapat berjalan dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mendukung penuh langkah Polda Jawa Barat dalam memerangi street crime. Kota Bandung siap memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, Satpol PP, kewilayahan, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga," ujar Wali Kota Farhan.
Ia menilai upaya memperkuat patroli gabungan, mengaktifkan kembali siskamling, memperbanyak CCTV, memperbaiki penerangan jalan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat merupakan langkah nyata yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Wali Kota Farhan juga mengajak seluruh warga Kota Bandung untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas di sekitar tempat tinggal serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada aparat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Pipit Rismanto, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat untuk memperkuat keamanan di seluruh wilayah Jawa Barat melalui kolaborasi lintas sektor.
"Kami menginginkan adanya penguatan kolaborasi. Seluruh elemen di Jawa Barat, mulai dari TNI, pemerintah daerah, Satpol PP hingga unsur masyarakat bergerak bersama untuk mengatasi berbagai persoalan keamanan. Tidak hanya di Bandung Raya, tetapi seluruh jajaran Polda Jawa Barat kami perintahkan bergerak secara serentak," ujar dia.
Dari hasil operasi yang dilakukan jajaran Polda Jabar dan kepolisian resor se-Jawa Barat, berhasil diungkap 352 kasus kejahatan jalanan dengan 413 orang pelaku.
Barang bukti yang diamankan meliputi 1.016 unit kendaraan roda dua, 12 unit kendaraan roda empat, 3 pucuk senjata api, serta ratusan senjata tajam yang digunakan dalam berbagai aksi kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain pengungkapan kejahatan jalanan, Polda Jabar juga berhasil menyita berbagai barang bukti narkotika, psikotropika, obat keras tertentu, dan minuman keras, yakni sabu/metamfetamin sebanyak 1.718,43 gram, ganja 2.917 gram, pil ekstasi 612 butir, tembakau sintetis 618,86 gram, psikotropika 822 butir, obat keras tertentu (OKT) sebanyak 2.720.000 butir, dan minuman keras sekitar 25.000 botol.
Pipit menjelaskan, penindakan tersebut mencakup 80 kasus narkotika dengan 95 tersangka, serta 115 kasus obat keras tertentu dengan 128 tersangka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!