Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertahan di Tengah Badai: Strategi Jitu Mempertahankan Bisnis di Era Ekonomi Sulit

📅 Senin, 29 Jun 2026, 07:28 WIB | Oleh:
Bertahan di Tengah Badai: Strategi Jitu Mempertahankan Bisnis di Era Ekonomi Sulit Doc: Dok Koran Jakarta
Ket. Ilustrasi bu Rossa

Pertanyaan:

Bu Rossa, kondisi ekonomi negara kita dan juga pasar global akhir-akhir ini semakin memburuk. Bagi pelaku bisnis seperti kami, situasi ini bagaikan badai yang akan menghantam siapa saja yang tidak benar-benar bersiap menghadapinya.

Perusahaan kami cukup besar dengan 600 lebih karyawan tapi manajemen khawatir performa perusahaan akan terus menurun di bulan-bulan mendatang.

Mohon sarannya Bu Rossa, langkah-langkah apa yang bisa dilakukan untuk bertahan di situasi sulit seperti ini.

Jawaban:

Sebaiknya Anda baca juga:

Tantangan ekonomi seperti inflasi yang meninggi, daya beli masyarakat yang menurun, hingga ketidakpastian pasar global sering kali menjadi ujian terberat bagi para pelaku usaha. Banyak bisnis terpaksa gulung tikar karena gagal beradaptasi. Namun, sejarah membuktikan bahwa krisis juga bisa menjadi inkubator bagi bisnis yang tangguh untuk tumbuh lebih kuat.

Bagaimana cara memastikan bisnis Anda tidak sekadar bertahan, tetapi juga siap melesat kembali saat situasi membaik? Berikut adalah beberapa strategi krusial yang perlu diterapkan:

Audit Keuangan dan Amankan Cash Flow

Dalam kondisi krisis, kas adalah raja (Cash is King). Likuiditas yang sehat jauh lebih penting daripada proyeksi keuntungan di atas kertas.

Pangkas Biaya Non-Esensial: Tinjau kembali semua pengeluaran. Tunda retret operasional yang mewah, kurangi biaya langganan software yang jarang digunakan, dan efisiensikan penggunaan energi.

Percepat Perputaran Piutang: Berikan insentif seperti diskon kecil bagi pelanggan yang membayar lebih cepat, dan bersikaplah tegas terhadap piutang yang menunggak.

Kelola Inventaris secara Ketat: Jangan biarkan modal mengendap di gudang dalam bentuk barang mati. Terapkan sistem just-in-time jika memungkinkan.

Evaluasi dan Efisiensikan Operasional

Kondisi sulit memaksa kita untuk bekerja lebih cerdas dengan sumber daya yang lebih sedikit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.