Studi pada Ikan: Sel Kanker Ternyata Bisa Menular
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 07:10 WIB | Oleh: Haryo BronoApakah Bisa Ancam Populasi Ikan?
Pertanyaan tersebut juga belum memiliki jawaban final. Para peneliti mengetahui bahwa melanoma telah ditemukan pada brown bullhead di Danau Memphremagog selama lebih dari satu dekade. Namun, belum jelas seberapa besar dampaknya terhadap populasi ikan dalam jangka panjang.
Jika kanker dapat berpindah antarindividu dengan efisien, penyakit tersebut secara teoritis dapat memengaruhi struktur populasi. Namun, keberadaan kanker menular tidak otomatis berarti sebuah spesies akan mengalami kepunahan.
Ada banyak faktor yang menentukan dampak suatu penyakit, termasuk tingkat penularan, tingkat kematian, kemampuan inang mengembangkan resistensi, dan kemampuan penyakit bertahan dalam populasi. Karena itu, penemuan ini lebih tepat dipandang sebagai sinyal biologis yang perlu dipantau, bukan sebagai bukti bahwa populasi brown bullhead sedang menuju kepunahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Baru Ditemukan
Ada kemungkinan kanker menular memang sangat langka. Namun, ada kemungkinan lain: manusia baru mulai mengenalinya karena teknologi untuk mendeteksinya semakin baik. Jika dua ikan memiliki tumor yang tampak serupa, peneliti tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa kanker tersebut berasal dari sumber yang sama.
Diperlukan analisis genetik untuk membandingkan tumor dari berbagai individu dan mencari tanda-tanda bahwa sel-sel tersebut merupakan keturunan dari satu garis kanker. Kemajuan dalam pengurutan genom membuat analisis semacam itu semakin memungkinkan. Karena itu, penemuan pada brown bullhead juga membuka pertanyaan yang lebih luas: apakah masih terdapat kanker menular lain di alam yang belum teridentifikasi?
Sebaiknya Anda baca juga:
Nature mencatat bahwa jumlah contoh kanker menular yang diketahui sangat sedikit, tetapi para ilmuwan belum dapat memastikan bahwa fenomena tersebut benar-benar hanya terjadi pada kelompok hewan yang telah ditemukan.
Dan mungkin, di balik bercak hitam pada kulit seekor ikan di sebuah danau di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada, terdapat petunjuk baru mengenai salah satu penyakit paling kompleks: bagaimana sel yang seharusnya menjadi bagian dari tubuh dapat berubah menjadi entitas yang mampu bertahan, berevolusi, dan berpindah ke tubuh lain. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!