Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infantino Gelar Rapat Darurat di Maroko, Krisis Kepemimpinan FIFA Kian Memanas

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 00:08 WIB | Oleh:

Berdasarkan statuta FIFA, Kongres Luar Biasa dapat digelar apabila sedikitnya 43 dari 211 asosiasi anggota mengajukan permintaan tertulis.

Laporan The Times menyebut UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah mempertimbangkan langkah bersama untuk meningkatkan tekanan terhadap Infantino. Bahkan, disebutkan terdapat wacana melumpuhkan aktivitas FIFA atau menggelar kompetisi alternatif apabila Infantino menolak mundur.

Meski demikian, UEFA belum memberikan komentar, sementara FIFA, CONCACAF, dan AFC juga belum merespons laporan tersebut.

Di tengah tekanan dari konfederasi besar, Infantino masih mendapat dukungan dari sejumlah negara.

Qatar, Kuwait, Lebanon, Sri Lanka, dan Indonesia secara terbuka menyatakan tetap berada di belakang Presiden FIFA tersebut meskipun sikap AFC cenderung sejalan dengan kritik yang disampaikan UEFA.

Infantino selama ini memang dikenal memiliki basis dukungan kuat dari banyak asosiasi sepak bola di luar pusat kekuatan tradisional Eropa dan Amerika Selatan. Banyak federasi dari negara berkembang bergantung pada bantuan pendanaan FIFA untuk menjalankan operasional mereka.

Dalam proposal yang kini telah dibatalkan itu, FIFA bahkan menjanjikan pembagian dividen sebesar 20 juta hingga 40 juta dolar AS kepada setiap asosiasi anggota yang mendukung rencana tersebut mulai awal tahun depan.

Infantino kini berharap memperoleh dukungan penuh dari Afrika yang memiliki 54 suara dalam Kongres FIFA. Sejumlah petinggi sepak bola Afrika telah menyampaikan dukungan, meski Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) sendiri belum mengeluarkan sikap resmi.

Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) dijadwalkan menggelar rapat pekan depan untuk menentukan posisi mereka.

Presiden Federasi Sepak Bola Selandia Baru, Andrew Pragnell, menilai beberapa pekan ke depan akan menjadi masa yang sangat menentukan bagi masa depan tata kelola sepak bola dunia.

Di sisi lain, Pangeran Ali bin Hussein, Presiden Federasi Sepak Bola Yordania yang pernah dua kali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA, turut melontarkan kritik keras. Ia menuduh FIFA melakukan "pemerasan" dengan menawarkan bantuan kepada sejumlah federasi sebagai imbalan atas dukungan terhadap pencalonan kembali Infantino.

"Kami tidak mendukungnya sebelumnya dan tentu tidak akan mendukungnya sekarang," tulis Pangeran Ali melalui media sosial.

Meski posisinya tengah diguncang, Infantino masih memiliki satu keuntungan penting. Hingga kini belum muncul kandidat kuat yang secara resmi siap menantangnya dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
Trump Ancam Musnahkan Iran ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.