Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Kian Marak Dipakai untuk Kejahatan Siber

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Di sisi lain, Pengamat Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr. Edi Santoso menilai perkembangan AI yang sangat cepat belum diimbangi dengan regulasi yang memadai sehingga berpotensi memperbesar penyalahgunaan teknologi.

"Sangat perlu adanya regulasi terkait dengan penggunaan akal imitasi karena AI ini pertumbuhan dan perkembangannya sangat cepat," kata Edi.

Menurutnya, masyarakat sebelumnya hanya dihadapkan pada hoaks berbentuk teks atau gambar, namun kini kebohongan dapat disajikan dalam bentuk video dan suara yang jauh lebih sulit dibedakan dari aslinya, terutama bagi masyarakat dengan literasi digital rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.