Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan di Spanyol, Sebanyak 1.200 Warga Mengungsi

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Hutan di Spanyol, Sebanyak 1.200 Warga Mengungsi Doc: ANTARA
Ket. Sebuah helikopter pemadam kebakaran menjatuhkan air ke kepulan asap tebal untuk melawan kebakaran hutan besar-besaran sementara upaya evakuasi dan pemadaman kebakaran terus berlanjut di distrik Los Gallardos di Almeria, Spanyol pada 10 Juli 2026.

ISTANBUL – Kebakaran hutan di provinsi Guadalajara, Spanyol tengah, telah menghanguskan sekitar 26.000 hektar dan memaksa 28 kota melakukan evakuasi, menyebabkan sekitar 1.200 orang mengungsi, menurut laporan harian Spanyol, El Pais, Senin (20/7).

Kebakaran yang terjadi pada Kamis di daerah Sierra Norte di Castilla-La Mancha, telah menjadi kebakaran hutan terbesar yang pernah tercatat di wilayah tersebut dalam hal luas area yang terbakar, kata Presiden regional Castilla-La Mancha, Emiliano Garcia-Page, setelah memimpin rapat koordinasi darurat.

Perimeter kebakaran telah meluas hingga sekitar 120 kilometer, sementara pihak berwenang memperingatkan bahwa kondisi cuaca diperkirakan akan memburuk lagi pada Senin sore, meningkatkan risiko penyebaran lebih lanjut.

Otoritas Garda Sipil mengatakan enam desa tambahan dievakuasi pada Senin pagi karena "perkembangan kebakaran yang tidak menguntungkan," yang berdampak pada 265 penduduk lainnya.

Pihak berwenang setempat mengatakan melindungi nyawa tetap menjadi prioritas karena petugas pemadam kebakaran berupaya mencegah api mencapai daerah berpenduduk.

Saat ini, hampir 30 komunitas dikelilingi oleh api.

Mercedes Gomez, menteri pembangunan berkelanjutan wilayah tersebut, mengatakan bahwa kebakaran itu sebagian besar ditangani melalui operasi udara di daerah-daerah di mana tim darat tidak dapat memadamkan api secara langsung dengan aman.

Sebagian besar area yang terbakar terletak di dalam Taman Alam Sierra Norte de Guadalajara, daerah yang dikenal dengan hutan, peternakan, dan pariwisatanya.

Sektor usaha setempat telah melaporkan pembatalan dari pengunjung yang berencana untuk melakukan perjalanan ke wilayah tersebut untuk gerhana matahari yang diperkirakan terjadi pada Agustus.

Pihak berwenang mengatakan mereka berencana untuk meluncurkan program pemulihan dan restorasi setelah kebakaran hutan berhasil dikendalikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.