Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Kemarau Bawa Berkah, Omzet Perajin Krey Sawit di Lebak Melonjak 100 Persen.

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 20:23 WIB | Oleh:
Musim Kemarau Bawa Berkah, Omzet Perajin Krey Sawit di Lebak Melonjak 100 Persen. Doc: Antara Foto
Ket. Perajin tengah menjemur krey di Kabupaten Lebak, Banten karena permintaan pasar cenderung meningkat.

Peningkatan permintaan selama musim kemarau menaikkan omzet perajin krey atau tirai sawit di Kabupaten Lebak, Banten, hingga 100 persen.

‎"Kita sekarang bisa menghasilkan omzet Rp60 juta dari sebelumnya Rp30 juta per pekan," kata Toto (55) seorang pengepul krey sawit di Lebak, Minggu.

‎Selama ini, menurut dia, permintaan krey sawit meningkat dari sebelumnya 1.000 krey menjadi 2.000 krey per pekan. ‎Harga satuan krey di tingkat pedagang pengecer Rp30 ribu.

‎Permintaan krey sawit, lanjutnya, kebanyakan datang dari Serang dan Cilegon hingga Jakarta. ‎Peningkatan permintaan, menurut dia, karena konsumen membutuhkan pelindung untuk menahan sinar matahari langsung ke arah bangunan.

‎"Kami memasok krey ke pelanggan tetap yakni pedagang pengecer dengan sistem pembayaran kontan," kata Toto.

‎Timan (45), pengepul krey sawit warga Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, mengaku selama ini, omzet pendapatan bisa mencapai Rp50 juta dari sebelumnya Rp25 juta per pekan.

‎Ia memasok tirai sawit ke pelanggan tetap di Depok, Bogor, Jakarta

‎"Kami sangat terbantu adanya peningkatan permintaan pasar itu," katanya menjelaskan.

‎Sedangkan Rosad (55) perajin krey warga Desa Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak mengatakan dirinya kini memproduksi sekitar 6 krey per hari karena permintaan cenderung meningkat.

‎"Kami memproduksi krey itu dijual ke pengepul Rp25 ribu per krey dan bisa menghasilkan Rp150 ribu per hari," katanya menjelaskan.

‎Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan pemerintah daerah mendorong masyarakat yang lokasinya berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit dapat memproduksi aneka kerajinan, seperti krey dan sapu lidi.

‎Permintaan krey dan sapu lidi relatif tinggi ke berbagai daerah di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

‎Saat ini, ia mengatakan jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencapai lebih dari 172 ribu unit usaha, termasuk kerajinan krey dan sapu lidi.

‎Selama ini, lanjutnya, usaha UMKM tumbuh dan berkembang khususnya warga yang berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.