Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua Wisatawan Asal Surabaya Hilang Terseret Ombak di Pantai Modangan

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 19:48 WIB | Oleh:
Dua Wisatawan Asal Surabaya Hilang Terseret Ombak di Pantai Modangan Doc: Polres Malang

MALANG - Dua orang wisatawan hilang hilang terseret ombak di Pantai Modangan, Kabupaten Malang, Minggu (12/10). Tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) dikerahkan untuk mencari wisatawan asal Surabaya Jawa Timur itu.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar dalam keterangannya di Malang, Minggu. Ia menjelaskan, dari empat wisatawan yang terseret ombak, dua di antaranya belum ditemukan, yakni Rafli Noufal (26) dan Muhammad Mahin (18).

“Dua korban masih dalam pencarian,” ujar dia.

Sementara itu, dua korban lainnya telah berhasil ditemukan.

Muhammad Zulfikar Maulana (23) ditemukan dalam keadaan selamat setelah diselamatkan nelayan setempat. Sedangkan Rinaldy Hidayat (23) ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi terjepit di antara karang.

Peristiwa nahas ini bermula ketika 26 anggota Karang Taruna RW 8 Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, berlibur ke Pantai Modangan. Liburan ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WIB dan mendirikan tenda di tepi pantai. Sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa di antara mereka berenang di laut, meski sudah diingatkan oleh penjaga pantai agar tidak melakukannya karena ombak sedang tinggi.

Tak lama berselang, empat orang dilaporkan terseret arus deras. Satu berhasil diselamatkan, satu ditemukan tewas, dan dua lainnya masih hilang.

Hingga sore hari, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD, dan relawan lokal masih terus melakukan pencarian. Pencarian korabn dilakukan di sekitar perairan Pantai Modangan menggunakan perahu karet dan peralatan selam.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai selatan Jawa. Terutama di tengah kondisi cuaca dan ombak yang tidak bersahabat.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin mencari korban yang hilang. Kami juga mengingatkan agar wisatawan selalu mematuhi imbauan petugas pantai,” ucap Bambang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.