PSEL Legok Nangka Ditargetkan Beroperasi 2029, Serap 1.500 Tenaga Kerja dan Hasilkan 40 MW
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis"Kalau kita berinvestasi membangun jaringan listrik, manfaat ekonominya jauh lebih besar karena akan membuka lapangan kerja, meningkatkan pajak, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi. Karena itu saya ingin memasukkan pembangunan infrastruktur energi sebagai bagian dari investasi daerah," ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan pembangunan PSEL Legok Nangka diperkirakan menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja selama masa konstruksi.
Menurutnya, fasilitas tersebut juga akan menghasilkan listrik sekitar 40 megawatt yang akan memperkuat pasokan energi di Jawa Barat.
"Untuk kegiatan ini, total tenaga kerja yang akan terserap nanti ada 1.500 tenaga kerja dan akan menghasilkan listrik sekitar 40 megawatt. Ini akan memperkuat ketersediaan energi di Provinsi Jawa Barat," kata Yuliot.
Sebaiknya Anda baca juga:
PSEL Legok Nangka merupakan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik senilai sekitar Rp7,2 triliun yang memiliki kapasitas pembangkit sebesar 40,79 megawatt. Proyek ini ditargetkan selesai setelah masa konstruksi sekitar 41 bulan dan mulai beroperasi pada 2029.
Selain melayani enam kabupaten/kota di Jawa Barat, fasilitas tersebut juga diproyeksikan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 311 ribu ton karbon dioksida ekuivalen setiap tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!