MUI Ingatkan Algoritma AI Jangan Sampai Merusak Sistem Sanad Keilmuan Islam
📅 Rabu, 29 Jul 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, Ketua Komisi Infokomdigi MUI, Hari Usmayadi, menyatakan tantangan dakwah di era modern bukan lagi sebatas penyampaian materi secara konvensional, melainkan pertarungan memenangkan perhatian publik di media sosial melalui pemahaman algoritma dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Ia pun mengingatkan jangan sampai konten keislaman yang menyejukkan dan sahih justru kalah bersaing dengan konten-konten instan yang merusak peradaban, seperti maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, propaganda LGBTQ, hingga fenomena figur yang hanya mengandalkan popularitas tetapi berani mengeluarkan pandangan keagamaan tanpa dasar ilmiah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!