Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Prancis dan Spanyol Berjuang Mengatasi Kebakaran Hutan, Gelombang Panas Baru Mengancam Eropa

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis

Skala kerusakan akibat kebakaran sangat besar di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Pohon-pohon pinus membara dengan batang yang menghitam dan asap mengepul dari hutan yang hangus, puing-puing mobil dan rumah yang terbakar tinggal kerangka, kata wartawan AFP.

"Anda berlari untuk menyelamatkan apa yang bisa Anda selamatkan, lalu Anda berbalik untuk membela diri," kata Karim Benali, 39, seorang petugas pemadam kebakaran sukarelawan di jalan dekat Navaluenga, Spanyol.

Negara itu telah mengalami kehancuran 77.000 hektare lahan—hampir seluas Kota New York—akibat kebakaran.

Sejak awal tahun ini, sekitar 150.000 hektare lahan telah terbakar di Spanyol dan 115.000 hektar di Prancis.

Awal bulan ini, 13 orang tewas dalam kebakaran hutan di barat daya Spanyol ketika kobaran api melahap hutan Fontainebleau yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO di selatan Paris.

Di dekat Bordeaux, Prancis, traktor yang dilengkapi alat perata lahan, mobil pikap yang menarik tangki air, dan truk pengangkut kayu, melaju untuk bergabung dengan konvoi mobil pemadam kebakaran.

Perubahan Iklim

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyebut kebakaran tersebut sebagai "ungkapan paling menyakitkan dari keadaan darurat iklim".

Badan prakiraan cuaca Spanyol, AEMET, mengumumkan gelombang panas baru yang dimulai Rabu hingga akhir pekan, dengan suhu diperkirakan mencapai 42 derajat Celsius di timur laut dan 39 derajat Celsius di bagian tengah.

"Tingkat bahaya kebakaran hutan akan terus meningkat, mencapai tingkat ekstrem dan membuat upaya pemadaman kebakaran semakin sulit karena suhu tinggi, angin selatan yang berembus kencang di beberapa tempat, dan kelembapan rendah yang meluas," kata AEMET dalam sebuah pernyataan.

Météo-France juga memperkirakan cuaca panas hingga 40C mulai Selasa dengan angin kering.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Hari Ini Indonesia Berharap Pecah Telor untuk Medali Emas

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.