1.052 Mitra Pengemudi di Lima Kota Dilatih Cara Berkendara Aman
📅 Selasa, 28 Jul 2026, 19:45 WIB | Oleh: Haryo BronoNeneng menegaskan, perubahan tersebut hanya berkaitan dengan waktu pemrosesan. Sementara itu, cara penghitungan, batas maksimal bagi hasil atau komisi, dan ketentuan TBB tetap tidak berubah.
Pelatihan Gabungkan Teori dan Praktik
Dari sisi keselamatan berkendara, peserta mendapatkan materi mengenai rambu, marka, dan isyarat lalu lintas. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai norma berkendara serta peran setiap pengguna jalan dalam menciptakan keselamatan bersama.
Materi teori kemudian dilanjutkan dengan praktik berkendara. Peserta mendapatkan pelatihan mengenai pemeriksaan kondisi sepeda motor sebelum perjalanan atau pre-ride inspection, penggunaan perlengkapan keselamatan, teknik defensive riding, pengereman aman, hingga kemampuan memprediksi potensi bahaya di jalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto mengatakan, mitra pengemudi memiliki tingkat mobilitas yang tinggi sehingga membutuhkan kompetensi dan disiplin berkendara yang memadai.
"Mitra Pengemudi memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan berhadapan langsung dengan beragam kondisi jalan setiap hari. Pelatihan seperti ini penting untuk memperkuat kompetensi, disiplin, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas," kata Hari.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat membantu mitra pengemudi berkendara dengan lebih aman dan nyaman sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya berlalu lintas yang tertib.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Grab, keselamatan menjadi salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan antara mitra pengemudi, penumpang, dan masyarakat. Karena itu, peningkatan keterampilan pengemudi dinilai perlu berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi keselamatan.
"Jalan yang lebih aman membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas pengemudi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para Mitra Pengemudi semakin terampil mengantisipasi risiko serta membawa kebiasaan berkendara yang lebih aman ke komunitasnya," ujar Neneng.
Perkuat Teknologi Keselamatan
Selain memberikan pelatihan, Grab menyatakan terus mengembangkan sejumlah fitur keselamatan untuk mendukung perlindungan mitra pengemudi dan penumpang.
Salah satunya adalah AudioProtect Plus yang memungkinkan perekaman audio terenkripsi selama perjalanan. Grab menyebut fitur tersebut dikembangkan dengan kemampuan analisis audio untuk membantu mendeteksi potensi risiko keselamatan.
Rekaman audio hanya dapat ditinjau oleh tim keselamatan Grab apabila terdapat laporan insiden resmi. Mekanisme tersebut ditujukan untuk menjaga privasi sekaligus memberikan dukungan dalam penanganan insiden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!