Rencana Rahasia Pentagon Merebut Uranium Iran akan Membuat Amerika Terjebak dalam Perang Darat Besar
Senin, 27 Jul 2026, 05:07 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam pandangannya, semakin lama pasukan Amerika bertahan di wilayah Iran, semakin sulit membedakan operasi tersebut dari sebuah invasi penuh. Apalagi jika militer AS mulai membangun infrastruktur permanen seperti landasan udara dan pusat logistik di wilayah Iran.
Sebagai alternatif, Maginnis menyarankan agar Washington mempertimbangkan strategi yang lebih terbatas, yakni menghancurkan seluruh akses menuju fasilitas bawah tanah, kemudian mengawasi setiap upaya Iran untuk membukanya kembali melalui pengintaian dan serangan presisi, tanpa harus mengerahkan ribuan pasukan darat.
Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan tekanan diplomatik dengan mewajibkan Iran memberikan akses penuh kepada IAEA untuk memverifikasi keberadaan material nuklir, sembari mempertahankan sanksi ekonomi dan pengawasan internasional.
Menutup analisanya, Maginnis mengingatkan bahwa perang tidak ditentukan oleh seberapa banyak sasaran yang berhasil diserang, melainkan oleh kemampuan menghasilkan tujuan politik yang berkelanjutan. Sebelum mengambil keputusan mengirim pasukan ke Iran, menurutnya pemerintah Amerika harus mampu menjawab pertanyaan mendasar: apakah lokasi uranium benar-benar telah dipastikan, bagaimana strategi pemulangannya, dan apakah operasi tersebut sepadan dengan risiko perang darat yang bisa berkepanjangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!