Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI dan IoT

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 14:13 WIB | Oleh:
Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI dan IoT Doc: Indosat
Ket. Peluncuran Solusi Manajemen Energi Berbasis AI. Indosat Business menghadirkan solusi end-to-end yang memadukan AI, IoT, dan konektivitas untuk mendukung pemantauan energi secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional, serta membantu perusahaan memenuhi regulasi konservasi energi dan target keberlanjutan.

JAKARTA – Pengelolaan energi semakin menjadi bagian strategis dalam operasional industri di Indonesia. Kenaikan biaya energi, kebutuhan efisiensi, tuntutan keberlanjutan, serta kewajiban konservasi energi mendorong perusahaan untuk meningkatkan kemampuan dalam memantau dan mengoptimalkan konsumsi energi secara lebih akurat.

Kondisi tersebut juga sejalan dengan ketentuan pemerintah dan standar manajemen energi internasional. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 2023 dan standar manajemen energi ISO 50001, pengguna energi skala besar didorong untuk menerapkan program konservasi energi secara terstruktur, termasuk melalui pemantauan, sub-metering, serta pelaporan berkala.

Namun, bagi sebagian pelaku usaha, penerapan pengelolaan energi masih menghadapi tantangan. Biaya energi terus meningkat, sementara kemampuan perusahaan dalam memperoleh visibilitas secara real-time mengenai penggunaan energi di berbagai fasilitas dan aset masih terbatas.

Data yang disampaikan dalam peluncuran Solusi Manajemen Energi Indosat Business menunjukkan konsumsi energi final Indonesia mencapai 1,276 miliar Setara Barel Minyak (SBM) pada 2024, atau menjadi yang tertinggi dalam satu dekade. Sektor industri menyumbang sekitar 45,94 persen dari total konsumsi energi nasional, sementara konsumsi listrik tumbuh lebih dari 5 persen setiap tahun.

Di tingkat perusahaan, listrik disebut dapat menyumbang sekitar 8 hingga 12 persen dari total biaya operasional industri. Tanpa sistem pemantauan secara real-time, potensi kehilangan energi akibat inefisiensi, anomali peralatan, dan pemborosan juga dinilai masih cukup besar.

Kondisi tersebut mendorong Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), melalui lini bisnis korporat Indosat Business, meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P. Hutajulu, mengatakan konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri.

“Konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri. PP No. 33/2023 dirancang untuk mendorong pengguna energi skala besar melakukan pemantauan dan pelaporan secara real-time,” ujar Jisman melalui siaran pers pada hari Jumat (24/7).

Menurut dia, solusi digital yang dikembangkan sektor swasta dapat membantu menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi langkah praktis yang dapat diterapkan pelaku usaha. Upaya tersebut dinilai tidak hanya mendukung konservasi energi, tetapi juga dapat memperkuat ketahanan energi, meningkatkan daya saing industri, serta membantu perusahaan memenuhi aspek kepatuhan dan keberlanjutan.

Sementara itu, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah mengatakan energi kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai komponen biaya operasional, tetapi telah menjadi variabel strategis yang memengaruhi profitabilitas, keandalan operasional, dan daya saing perusahaan.

“Energi kini telah berkembang dari sekadar biaya operasional menjadi variabel bisnis strategis yang berdampak langsung pada profitabilitas, keandalan, dan daya saing,” kata Danny.

Ia menjelaskan, Solusi Manajemen Energi dikembangkan dengan menggabungkan kapabilitas jaringan, data, dan AI Indosat dengan keahlian operasional perusahaan di lapangan. Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan memperoleh pemantauan energi secara lebih terintegrasi, termasuk pada lokasi-lokasi terpencil, fasilitas industri, dan menara telekomunikasi.

Menurut Danny, posisi Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi dengan jaringan nasional menjadi salah satu modal untuk mengembangkan layanan tersebut. Indosat Business menyatukan konektivitas, platform digital, dan layanan terkelola dalam satu solusi, sehingga perusahaan tidak harus mengandalkan sistem dari berbagai penyedia yang terpisah.

Integrasikan AI dan IoT

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Luar Negeri
Jepang Bakal Perketat Syara...
Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

25 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.